Kejagung Kembalikan Surat Izin Pemeriksaan Walikota Medan

Rahudman Harahap, Wali Kota Pemenang Pemilukada Medan 2010

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kejaksaan Agung akhirnya mengembalikan surat permohonan pemeriksaan terhadap Walikota Medan Rahudman Harahap kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Rahudman sebelumnya telah ditetapkan menjadi tersangka dugaan korupsi Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa Tapanuli Selatan 2005.

“Surat permohonan itu dikembalikan lagi ke Kejati, karena diperlukan sejumlah perbaikan,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Noor Rachmad ketika dihubungi, Jumat (25/2/2011).

Noor tidak menjelaskan secara rinci perbaikan apa yang harus dilakukan oleh Kejati Sumatera Utara. Kejagung sendiri, kata Noor, telah menggelar ekspose terhadap kasus tersebut dan hasilnya adalah meminta Kejati untuk melakukan sejumlah perbaikan dengan beberapa catatan.

Rahudman diduga telah rugikan negara Rp 1,59 miliar, saat menjabat Sekretaris Daerah Tapanuli Selatan. Kasus ini mencuat saat auditor Badan Pengawas Daerah Pemkab Tapsel menemukan kas tangan pemegang buku telah kosong. Saleh Harahap, Bupati Tapsel saat itu, melaporkan kasus ini ke Polda Sumut.

Isi laporannya menyoal penyelewengan dana Setda Tapsel yang diduga dilakukan Amrin. Disebutkan, dana itu diduga digelapkan Rahudman melalui Amrin.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*