Kejagung Minta KPK Usut Dalang Suap Hakim PTUN Medan

Kejaksaan Agung RI (Gatra/Dharma Wijayanto)

Jakarta, GATRAnews – Kejaksaan Agung meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dan menyeret dalang penyuapan terhadap tiga hakim dan seorang panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan. “Saya minta pada KPK, supaya kasus ini diusut dengan tuntas untuk dicari juga siapa latar belakang, siapa yang ada di belakang tersangka-tersangka yang sudah ditangkap melalui OTT KPK itu,” kata Jaksa Agung Muhammad Prasetyo, di Jakarta, Selasa malam (14/7).

Menurut Prasertyo, Kejaksaan Agung mengapresiasi langkah KPK membongkar praktik suap di PTUN Medan, karena kasus yang berhasil diungkap lembaga antirasuah melalui OTT itu terkait kasus yang tengah diselidiki Kejaksaan Tinggi Sumut.

“Kita memberikan apresiasi, dan saya menyampaikan itu kepada Ketua KPK yang waktu itu menelepon saya. Saya memberikan apresiasi, ini suatu wujud dan bukti bahwa antarsesama penegak hukum itu terjadi sinergisitas,” tandasnya.

Kasus yang tengah diselidiki Kejaksaan Tinggi Sumut adalah kasus korupsi dana bantuan sosial (Bansos), dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta dana bagi hasil pajak dari APBD Provinsi Sumut tahun anggaran 2011-2013.

Saat Kejaksaan Tinggi tengah menyelidiki perkara itu, pihak Pemerintah Provinsi Sumut mengajukan gugatan ke PTUN Medan. Pemohon dalam perkara ini adalah Kepala Biro Keuangan Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, Ahmad Fuad Lubis, yang notabene merupakan anak buah Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho.

Baca Juga :  Pilkada Samosir, Demokrat dan Gerindra Daftarkan Pasangan HORAS

Pemerintah Provinsi Sumut kemudian menyewa jasa firma hukum OC Kaligis. Gugatan tersebut akhirnya dimenangkan pihak Pemrov Sumut. Namun, kemenangan itu diduga kuat lantaran ada “pemulusnya”. Praktik suap itu terbongkar KPK melalui OTT dengan mengamankan sejumlah pihak dan uang suap.

“Begitu KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT), memang mereka menginformasikan kepada saya, pada telepon waktu itu menyatakan, bahwa berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani Kejaksaan yang digugat oleh si calon tersangka melalui pengacaranya, itu ternyata kita dikalahkan. Dan di baliknya lagi ternyata ada isu lain yang akhirnya dibuktikan KPK dengan OTT tadi,” kata Prasetyo.


Reporter: Iwan Sutiawan – GATRA

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*