Kejari Kabulkan Penangguhan Penahanan – Kades Gunung Tua Jadi Tahanan Kota

Kejaksaan Negeri (Kejari) Cabang Sibuhuan akhirnya menangguhkan penahanan tiga tersangka kasus dugaan pencurian 300 buah durian, yakni Kepala Desa (Kades) Gunung Tua, Kecamatan Sosa, Padang Lawas (Palas) Baginda Panusunan Nasution, dan dua warganya Maradongan Nasution serta Abdi Nasution. Ketiganya menjadi tahanan kota sejak Selasa (1/6) lalu.

Kejari menangguhkan penahanan ketiganya sesuai tuntutan masyarakat Desa Gunung Tua yang mendatangi Kantor Kejaksaan, Senin (31/5), setelah pihak pelapor masyarakat Desa Mandian, Kecamatan Sosa, Jurkes Hasibuan berdamai dengan masyarakat Desa Gunung Tua serta Desa Handio atas persoalan tersebut. Perdamaian itu langsung ditandatangani hatobangon, tokoh agama, alim ulama, di atas materai Rp6.000 dengan sadar dan tanpa ada paksaan.

Kacabjari Sibuhuan, Kifli Ramadhan Harahap SH menuturkan, tuntutan masyarakat Gunung Tua dipenuhi disebabkan antara pelapor dengan tersangka berdamai 31 Mei lalu. Sehingga secara yuridis demi kekondusifan karena menyangkut tiga desa, yakni Desa Handio, Mandian, dan Gunung Tua, maka tuntutan warga Gunung Tua dipenuhi.

Diutarakan Kifli, ada lima poin kesepakatan damai yang dibuat oleh pihak pelapor dengan tersangka masyarakat Gunung Tua. Di mana salah satu poin tersebut pihak pertama sebagai pelapor dan pihak kedua sebagai tersangka, saling memaafkan atas terjadi perbuatan pencurian yang disertai perusakan tersebut.

Kemudian poin kedua, pihak pertama berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya ke pihak kedua. Selain itu batas tanah juga akan ditentukan bersama tapal batasnya oleh masyarakat, hatobangon Desa Handio sesuai dengan batas yang terdahulu. Keempat, pihak pertama dan kedua berjanji tidak saling menuntut di belakang hari.

Baca Juga :  Museum Purbakala P.Sidimpuan Akan Segera Dibangun

“Yang terakhir, apabila salah satu poin di atas tidak dapat diindahkan maka pihak pertama dan kedua bersedia dituntut secara hukum pidana maupun perdata karena memberikan pernyataan palsu,” ujar Kacabjari mengutip isi pedamaian warga tersebut kepada METRO, Rabu (2/6).

Perjanjian antara pihak pelapor dan terlapor ditandatangani tiga masyarakat desa lengkap stempel materai Rp6.000 yakni Kades Handio, Samuel Hasibuan, Kades Mandian, Jurkes Hasibuan, serta Kades Gunung Tua yang diwakili Pjs Kades, Sakirun Nasution.

“Itulah jalan terakhirnya, mengingat persoalan ini deliknya mengakibatkan masyarakat banyak dan desa yang saling bertetangga dikhawatirkan akan memperuncing keadaan,” pungkas Kacabjari.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan warga Desa Gunung Tua, Kecamatan Sosa, Kabupaten Palas mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan (Psp) Cabang Sibuhuan, Senin (31/5). Mereka menuntut penangguhan penahanan Kepala Desa (Kades) Gunung Tua, Baginda Panusunan Nasution (68), bersama dua warga lainnya Maradongan Nasution dan Abdi Nasution, yang ditahan Kamis (27/5) lalu, atas tuduhan dugaan pencurian buah durian sekitar 300 buah, pada 13 Oktober 2009.

Sumber: http://metrosiantar.com/METRO_TANJUNG_BALAI/Kades_Gunung_Tua_Jadi_Tahanan_Kota

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*