Kejari P.Sidimpuan Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Padangsidimpuan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang­sidimpuan memusnahkan barang bukti hasil penyitaan tindak pidana narkoba periode akhir 2013 hingga September 2014 dihalaman kantor kejaksaan setem­pat, Jalan Serma Lion Siong Kota P.Sidimpuan, Rabu (8/10).

Hadir dalam acara itu, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Nadda Lubis, SH, MH, Kasat Narkoba Polres Tapsel AKP Mulyadi, SH, Kasat Narkoba Polres Kota P. Sidimpuan AKP K. Nababan, SH, Kepala Tata Usaha Badan Nar­kotika Nasional (BNN) Kabu­paten Tapsel Mhd. Ali Basa Siregar, Hetty Nazmi mewakili Din­ke Kota P.Sidimpuan, Kasi Pidum Kejari P.Sidimpuan Leo Jimmi, SH serta perjabat di lingkungan Kejari setempat.

Dalam laporannya Kasi Pi­dum) Kejari P.Sidimpuan Leo Jimmi, SH me­ngatakan, pemus­nahan barang buk­ti narkoba itu merupakan hasil pe­na­nganan sebanyak 62 perkara selama pe­rio­de akhir 2013 hingga Sep­tember 2014 dan kasusnya sudah berkekuatan hukum (inkrah).

Jumlah barang bukti narkoba yang di­musnahkan masing-ma­sing, jenis ganja seberat 8071,56 gram dan sabu-sabu seberat 72,56 gram.

“Seluruh barang bukti narkoba dimusnahkan dengan cara diba­kar di dalam tong dan abunya ditanam agar tidak dapat diper­gunakan lagi.  Total nilainya hampir mencapai Rp.100 juta, “ ujarnya.

Usai pemusnahan barang bukti, narkoba, Kajari P. Si­dimpuan Nadda Lubis, SH, MH didampingi Kasi Intel Viktoris Purba, SH kepada wartawan menuturkan, kegiatan pemus­nahan barang bukti tersebut merupakan ben­tuk transparasi kepada masyarakat khu­susnya dalam penanganan tindak pi­dana umum, sekaligus untuk me­ngan­tisipasi penyalahgunaan barang bukti sitaan oleh oknum.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat Diminta Perhatikan Jalinsum

Disebutkan, pemusnahan ini akan menjadi program rutin berdasarkan Standar Operasional Prosedur.

“ Mulai tahun 2014, kita akan rutin melakukan pemusnahan barang bukti khususnya narkoba, sekaligus antisi­pasi terhadap hilangnya barang bukti, “ tegas­nya sembari menyebutkan, pe­mus­nahan barang bukti nar­koba ini me­rupakan instruksi pimpinan Kejak­saan.

Sementara itu, Kepala BNNK Tapsel melalui Kepala Tata Usaha Mhd. Ali Basa Siregar mengapresiasi jajaran Kejaksaan yang telah melaku­kan pemus­nahan barang bukti narkoba ini, sehingga masa depan anak bangsa banyak yang terselamatkan dari bahaya narkotika.

Dikatakan, maraknya pere­daran nar­koba di wilayah hukum Kejari P.Sidimpuan telah mem­buat resah semua pihak, apalagi sasaran utama adalah generasi muda bangsa.

“Tapi dengan dukungan jaja­ran Kejari P.Sidimpuan melalui pemus­na­han barang bukti nar­koba ini telah mem­bantu kita (BNN-red) untuk meminimalisir peredaran narkoba. Atas nama BNNK kami mengucapkan teri­ma kasih kepada ibu Kajari, “ucapnya. (hih)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*