Kejari P. Sidimpuan – Selamatkan Uang Negara Rp 2,2 Miliar Lebih

Padangsidimpuan,  Dalam tahun ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsi­dim­puan menyela­mat­­kan uang negara sebesar Rp 2,2 miliar lebih. “Uang negara itu berupa uang pengganti sebesar Rp.1.722.­533.138.- dan denda sebesar Rp.550.­000.000 dari 15 kasus tindak pidana korupsi yang masuk ke penuntut umum, “ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Ka­jari) P.Sidimpuan Nadda Lubis didam­pingi Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khu­sus (Pidsus) Saut Maruli Hasibuan kepa­da wartawan di ruang kerjanya usai peringatan kegiatan Hari Anti Korupsi se Dunia Tahun 2014, Selasa (9/12).

Dikatakan, selama 2014, pihaknya menangani 15 kasus korupsi di wila­yah hukum Kejari P.Sidimpuan di mana penyidikan dari Polri, Kejatisu dan Kejari. “Ada 15 tersang­ka mulai dari mantan anggota DPRD, Kepala Dinas, pejabat peme­rin­tah hing­­ga reka­nan jasa konstruksi. Seluruhnya sudah menja­lani penun­tutan dan vonis,” te­rangnya.

Dijelaskan, untuk uang peng­ganti dan denda perkara 15 kasus itu baru diperoleh dari 9 kasus. Sedangkan uang pengganti dan denda dari 6 kasus lain katanya, masih menunggu penye­rahan dari para tersangka.

“Bila denda tidak dibayarkan, kita akan segera melakukan eksekusi sub­si­dair (tambahan masa tahanan) kepa­da terpidana dan bagi yang tidak mem­ba­yarkan uang pengganti pihak­nya akan melakukan eksekusi asset terdak­wa,“ katanya sembari menyebut selu­ruh uang peng­ganti dan denda disetor­kan langsung kekas negara melalui rekening kejaksaan.

Lebih lanjut Kajari me­ngatakan, selain 15 kasus korupsi yang sudah ditangani pihaknya juga sedang melakukan penye­lidikan terhadap 5 kasus korupsi, yang mana satu kasus sudah ditingkatkan ke penyidikan, dua kasus dalam proses permintaan keterangan saksi-saksi dan dua lagi harus di hentikan penye­lidikannya karena tidak cukup bukti.

Baca Juga :  Jabatan tak jelas, SKPD Palas Malas Jalankan Tugas

“Kita tidak main-main ter­hadap kasus korupsi, siapapun orangnya, kita akan tindak tegas,” tegasnya. Selain melaksanakan upacara Hari Anti Korupsi, jajaran Kejari P.Sidimpuan juga menggelar aksi sosial dengan membagi-bagikan stiker anti korupsi kepada masyarakat pengguna.

Bagi-bagi stiker anti korupsi itu dipimpin langsung Kajari Nadda Lubis didampingi para Kasi masing-masing Kasi Intel Victoris Purba, Kasi Pidsus Saut Maruli Hasibuan Kasi Pidum Leo Jimmi, dan seluruh staf Ke­jari P.Sidimpuan. Ketua Panitia Saut Maruli Hasibuan menyatakan, pem­bagian stiker untuk mendorong ma­sya­rakat luas agar tidak segan-segan melaporkan ke penegak hukum bila ada indikasi korupsi di sekitarnya.

“Aksi ini untuk mengingatkan masyarakat maupun instansi pemerin­tah untuk mencegah praktik korupsi,” tuturnya. (hih)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*