Kejari Padangsidimpuan Dibobol Maling – Kajari: Back Up Data Kita Berlapis

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padangsidimpuan (Psp), Indrasyah Djohan SH menegaskan, pihaknya tidak khawatir jika ada berkas-berkas kasus dugaan korupsi di kantor Kejari yang hilang akibat digondol maling. Sebab, Kajari mengaku masih memilik back up data-data tersebut.

“Dibakar pun kantor ini, kami tidak khawatir, karena kami punya back up data berlapis-lapis. Kami juga profesional,” tegas Kajari Psp didampingi Kasi Intel, Polim Siregar SH kepada METRO, Selasa (21/9), menanggapi ruangan Kasi Intel dan Kasi Pidsus yang dibobol maling, Senin (20/9) dini hari.

Diutarakan Kajari, setelah dilakukan pemeriksaan, tidak ada data dan berkas yang hilang. Hanya saja di ruang Kasi Pidsus, sebanyak 10 Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi-saksi kasus dugaan korupsi Persatuan Sepakbola (PS) Sidimpuan, hilang.

“Yang hilang sekitar 10 BAP saksi-saksi yang diperiksa dalam kasus korupsi yang kita tangani yakni PS Sidimpuan,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah pembongkaran ini ada kaitannya dengan penyidikan kasus PS Sidimpuan yang sudah ditetapkan dua tersangkanya, namun namanya masih belum dipublikasikan, Kajari tidak mengetahui pasti. Namun, dirinya menduga pembongkaran ini memang ada kaitannya dengan gencarnya penyidikan kasus PS Sidimpuan.

“Kita tidak terlalu memikirkannya, tapi saya pikir memang ada juga kaitannya. Sedangkan alasan kenapa nama tersangka belum dipublikasikan adalah untuk menghindari tersangka melarikan diri dan juga seperti contoh kejadian pembongkaran kantor Kejari Psp, yakni untuk menghilangkan barang bukti,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jalur Sibolga-Tapsel Bakal Diusul jadi Jalan Nasional

Disebutkan Kajari, pihaknya tetap akan melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi. Pihaknya juga belum melakukan penahanan kepada kedua tersangka yang sudah ditetapkan, dikarenakan ada sekitar 30 item pemeriksaan yang dilakukan, sehingga prosesnya masih panjang. Selain itu, belum semua saksi diperiksa. Jika kedua tersangka sudah diperiksa, maka sekaligus nantinya akan dilakukan penahanan.

Ketika ditanya lagi apakah ada rencana untuk melaporkan pembobolan kantor Kejari ke pihak kepolisian, Kajari mengaku masih menunggu instruksi dari atasannya.

“Kita sudah melaporkan kejadian tersebut ke Kejatisu dan Kejagung, dan akan menunggu instruksi dari atasan, apakah akan dilaporkan atau tidak. Kalau sudah ada instruksi dari atasan, langsung kita laporkan ke pihak kepolisian,” ucapnya.

Setelah kejadian ini, Kajari akan meningkatkan pengamanan dengan menempatkan dua petugas security untuk piket jaga malam, dan membuat terali di setiap ruangan di Kantor Kejari Psp.

Sumber: http://metrosiantar.com/sidimpuan_raya_/Seputar_Kantor_Kejari_Dibobol_Maling

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*