Kejati Sumut, Buru Tiga Tersangka Kasus Korupsi Bank Sumut

DPO tersangka kasus korupsi bank Sumut
DPO tersangka kasus korupsi bank Sumut
DPO tersangka kasus korupsi bank Sumut

Medan – Tiga tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan kendaraan opersional Bank Sumut, masing-masing Pemimpin Divisi Umum Bank Sumut Irwan Pulungan, Pejabat Pembuat Komitmen Bank Sumut, Zulkarnain, dan seorang rekanan atau penyedia jasa Direktur CV Surya Pratama, Haltatif diburu Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut). Bahkan Pidsus sudah menerbitkan surat daftar pencarian orang (DPO, Selasa (27/9/2016).

“Tiga tersangka Bank Sumut sudah keluar surat DPOnya oleh tim penyidik Pidsus Kejati Sumut,” ungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Bobbi Sandri didampingi Kasubsi Penkum Kejatisu, Yosgernold Tarigan, saat dikonfirmasiSumut Pos (grup MetroSiantar.com).

Bobbi Sandri menjelaskan penerbitan surat DPO itu, setelah ketiga tersangka tidak kooperatif dalam proses hukum yang tengah dilakukan oleh penyidik Kejati Sumut. Di mana, ketiganya tidak mengindahkan pemanggilan pemeriksaan oleh penyidik Pidsus Kejati Sumut.

Ketiganya, kerap absen dari pemanggilan sebagai saksi maupun tersangka pada dugaan korupsi Bank Orange tersebut.

“Dengan ini, kita imbau kembali kepada tiga tersangka untuk mengikuti proses hukum yang dilakukan saat ini,” imbuh mantan Kepala Seksi penyidikan (Kasidik) Kejati Sumatera Selatan (Sumsel).

Surat DPO itu, langsung ditandatangani oleh Kajati Sumut, DR Bambang Sugeng Rukmono. Selanjutnya, surat DPO tersebut harus ditindaklanjuti oleh jajaran Kejati Sumut untuk melakukan penangkapan kepada tiga tersangka Bank Sumut, yang masuk daftar buron di Kejati Sumut.

Baca Juga :  Sumut Butuh Studio Film

“Adapun para tersangka yang dikeluarkan surat DPO oleh Kejatisu, diantaranya R-972/N.2/Fd.1/09/2016 atas nama Pls PPK Bank Sumut, Zulkarnain, R-973/N.2/Fd.1/09/2016 atas nama Direktur CV Surya Pratama, Haltatif selaku rekanan, R-974/N.2/Fd.1/09/2016 atas nama Irwan Pulungan selaku Pemimpin Divisi Umum PT bank Sumut,” tuturnya.

Sebelumnya, Kejati Sumut sudah melimpahkan berkas perkara dua tersangka dugaan korupsi pengadaan kenderaan opersional Bank Sumut ke Pengadilan Tipikor Medan, Selasa (20/9/2016).

Berkas kedua tersangka itu, yakni Mantan Direktur Operasional Bank Sumut M Yahya, dan mantan Asisten III Divisi Umum Bank Sumut M Jefri Sitindaon dan keduanya segera diadili dalam waktu ini di Pengadilan Negeri (PN) Medan.

Sekadar mengingatkan, dugaan korupsi proyek pengadaan kendaraan operasional dinas di Bank Sumut, senilai Rp18 miliar bersumber dari Rencana Anggaran Kerja (RAK) tahun 2013.

Dimana, dalam penyidikan tersebut, penyidik Kejati Sumut mengusut kasus dugaan korupsi di Bank berplat merah itu, pada pengadaan kendaraan operasional sebanyak 294 unit. Dari 294 unit kendaraan bermotor, terdapat 6 jenis mobil mewah dalam pengadaan kendaraan dinas itu, yakni Camry, Pajero Sport, Innova, Toyota Rush, Avanza dan Xenia.(gus/azw/SP/jpg/nin)


MetroSiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 2 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*