Kejati Sumut Siapkan Pemeriksaan Tersangka Rahudman

Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Erbindo Saragih mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih mempersiapkan pemeriksaan tersangka Walikota Medan Rahudman Harahap dalam dugaan korupsi di Pemerintahan Kabupaten Tapanuli Selatan senilai Rp 1,5 miliar.

“Sebelum pemeriksaan itu dilakukan, tentunya Kejati Sumut terlebih dahulu mengadakan koordinasi dengan tim penyidik yang menangani kasus tersebut,” katanya di Medan, Sabtu, ketika ditanyakan rencana pemeriksaan Rahudman.
Sebelumnya, Kejati Sumut menetapkan Wali Kota Medan, Ruhudman Harahap sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintah Desa Pemkab Tapanuli Selataan tahun anggaran 2005 senilai Rp1,5 miliar.
Dugaan korupsi itu terjadi, saat Rahudman menjabat Sekretaris Daerah Pemkab Tapanuli Selatan, kata Asisten Pidana Khusus Kejati Sumut, Erbindo Saragih.

Penetapan tersebut berdasarkan hasil pengembangan berita acara pemeriksaan (BAP) tersangka Amrin Tambunan, mantan pemegang kas Sekretariat Daerah Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) yang dilimpahkan penyidik Polda Sumut ke Kejati Sumut belum lama ini.

Dalam BAP tersangka Amrin Tambunan, Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) Rp1,5 miliar dituduhkan dilakukan secara bersama-sama dengan Rahudman Harahap yang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Tapanuli Selatan.
Dugaan penyalahgunaan wewenang itu, terjadi pada penyaluran TPAPD tahun anggaran 2005. Di mana tersangka Amrin dengan Rahudman telah menyalurkan dana tersebut sebelum disahkannya pada APBD Tahun Anggaran 2005.
Erbindo mengatakan, dalam rencana pemeriksaan tersebut, tim menyidik tentunya akan mempersiapkan terlebih dahulu segala sesuatunya, tidak mungkin dilakukan secara tergesa-gesa.

Baca Juga :  Terlibat Trafficking - Dua PNS Dinsos Sumut UPT Berastagi Dituntut 10,6 Tahun

Penanganan kasus itu harus teliti dan hati-hati, sehingga dapat berjalan lancar seperti yang diharapkan.
“Kejati Sumut tetap serius dalam menangani kasus dugaan korupsi yang melibatkan orang pertama di Pemerintah Kota (Pemkot) Medan,” kata Erbindo.

Ia mengatakan dalam penyidikan kasus itu, Kejati Sumut juga akan memanggil sejumlah saksi-saksi.
“Saksi tersebut akan kita periksa dan didengar keterangannya atas tersangka Rahudman,” kata Erbindo. (Ant/s)(Sinar Indonesia)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. terimakasih Kejati Sumut yg telah berani membongkar kasus ini sampai tuntas siapapun yg terlibat, dan semoga dapat mengobati prasaan rakyat tapsel serta dapat menambah kepercayaan rakyat terhadap aparat hukum di negeri ini

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*