Kejatisu Didesak Tangkap Mantan Bupati Tobasa

Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) didesak menangkap pejabat dan mantan pejabat yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, seperti mantan Wali Kota Pematangsiantar RE Siahaan dan mantan Bupati Toba Samosir (Tobasa) Monang Sitorus.

Desakan ini termasuk dalam tuntutan massa yang menamakan diri Ikatan Mahasiswa Labuhan Batu Utara (IMA Labura), saat berunjuk rasa di Kejatisu di Medan, Selasa (30/11).

Tuntutan utama IMA Labura adalah agar Kejatisu menangkap dan mengusut dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Labura, yang melibatkan Kadisdik Labura, Ridwan Rambe.

Ketua IMA Labura, Zulfi Mahzar Pohan dalam orasinya mengatakan, dugaan korupsi tersebut berasal dari pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan APBD tahun 2010 sebesar Rp14,6 miliar, yang terdiri atas penggunaan untuk 251 Sekolah Dasar (SD) dan 25 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Namun, katanya, penggunaan dana tersebut tidak sesuai petunjuk teknis (juknis).

“Kami minta Kejatisu mengusut tuntas kasus ini dan menangkap Kadisdik Labura,” katanya.

Sementara staf Penerangan Hukum (Humas) Kejatisu, Andre Simbolon yang menerima massa mengatakan, pihaknya akan menyampaikan tuntutan massa kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Sution Usman Adji. “Tuntutan akan kami proses sesuai prosedur, dan kami mengharapkan dukungan dari kawan-kawan,” paparnya. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Poldasu Tangkap Ketua DPC Demokrat Tapsel

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*