Kejatisu Segera Disidangkan Kasus TPAPD Tapsel

Medan, – Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menyatakan kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tahun 2005 senilai Rp1,5 miliar yang melibatkan mantan Sekdakab RH sudah lengkap atau P21.

“Benar, kasus itu sudah P21 dan siap untuk dilimpahkan tahap dua baik tersangka maupun barang bukti dari penyidik Kejatisu ke Kejari Padangsidimpuan,” sebut Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Noor Rachmad melalui telepon selulernya, Selasa (9/4).
Noor Rachmad juga menyatakan, undangan telah dilayangkan kepada tersangka, namun tidak diketahui secara pasti kapan waktunya. “Saya belum dapat laporan hari ini, tetapi yang jelas memang ada undangan itu,” sebutnya.

Noor juga membantah kalau undangan yang dilayangkan kepada adalah untuk menyerahkan barang bukti berikut tersangka ke JPU. “Undangan itu hanya untuk melakukan pemeriksaan. Bukan untuk itu (penyerahan, red). Ya, begitulah.

Makanya, jangan pikir kami disini tidak bekerja,” jawabnya. Kelengkapan berkas tersebut juga dibenarkan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejatisu, Yuspar.

“Rencananya, hari ini dilimpahkan tahap dua,” katanya.

Sedangkan Kasi Penkum Kejatisu, Chandra Purnama, yang dikonfirmasi terkait diperiksanya kembali tersangka tidak memberikan jawaban pasti.
“Bukan hari ini ah,  tapi dalam minggu ini. Saat ini perkaranya sudah tahap pra penuntutan,” sebutnya.

Sedangkan penasehat hukum tersangka, Hasrul Benny Harahap, yang dikonfirmasi via selulernya mengaku, jadwalnya akan disesuaikan dulu untuk menentukan kehadiran kliennya. “Pasti hadir,” ucapnya. (RIN/YEZ)

Baca Juga :  14 Kasus Kaki Gajah di Tapsel

Sumber: Sumutcyber

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*