Kembalikan Marwah Pesta Danau Toba

Pematangsiantar, Bupati Simalungun, JR.Saragih mengatakan, penyelenggaraan Pesta Danau Toba (PDT) di Parapat Kecamatan Girsang Simpangan Bolon Simalungun,bukan merupakan tandingan penyelenggaraan Festival Danau Toba (FDT) yang akan diselenggarakan di Balige Tobasa.

Melainkan untuk mengembalikan marwah PDT yang sudah sempat dikenang masyarakat, ujar bupati kepada wartawan di rumah dinas bupati di Pamatang Raya, Senin (15/9). Menurut bupati, PDT pertama sejarahnya dulu dibuka di Pantai Atsarai Hotel Parapat Simalungun yang dibuka Menteri Perhubungan, Rusmin Nuryadin dan merupakan gagasan Gubsu EWP Tambunan pada l980.

PDT untuk mengembangkan, melestarikan dan menggali seni budaya yang hidup disekitar Danau Toba disamping sebagai hiburan bagi masyarakat .

Karena itu, PDT ini melibatkan 5 kabupaten dan kota, yakni Simalungun sebagai tuan rumah, Kabupaten Tapanuli Utara,Dairi,Karo dan kota Pematang Siantar sebagai peserta inti.

Hampir tiap tahun, sejak dibukanya PDT senantiasa mendapat aplaus dari masyarakat sebagai ajang perlombaan berbagai kesenian dan budaya daerah serta mendapat sambutan positif dari masyarakat,ujar bupati.

“Sekarang ini, PDT malah lebih digairahkan lagi dengan mendatangi 7 bupati di lingkungan Danau Toba untuk berkoordinasi sekaligus dapat menampung anggaran di masing-masing daerah,” katanya.

Pada 20l2 diselenggarakan di Panggung Terbuka Parapat, ternyata cukup semarak dan mendapat sambutan masyarakat. Namun pada 2013 yang menjadi tuan rumah Kabupaten Samosir yang penyelenggaraannya dilangsungkan di Pangururan. Ternyata pada waktu itu pula PDT ber0bah nama menjadi Festival Danau Toba dan anggaran ditampung di Kementerian Parwisata dan Ekonomi Kreatif.

Baca Juga :  Ribuan Massa Forum Tani Jas Merah Serbu DPRD Sumut

Ditanya mengenai perobahan nama itu,menurut Saragih, pihaknya tidak dilibatkan termasuk daerah lain.

“Bagi saya yang penting marwah PDT harus dikembalikan seperti sedia kala dan tidak lari dari tujuan,”ujarnya.

Tahun ini, PDT akan dibuka di Panggung Terbuka Parapat pada Kamis,(l8/9) dengan melibatkan masyarakat dari penjuru kecamatan di Simalungunserta masyarakat sekitar dan penutupan diselenggarakan pada Minggu (20/9) juga di lokasi yang sama. (ama)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*