Kemenhub Akan Evaluasi Operator Pesawat Perintis

Tangerang – Kementerian Perhubungan akan mengevaluasi para operator pesawat perintis. Hal itu dilakukan pasca jatuhnya pesawat Casa 212-200 di Langkat, Sumatera Utara.

“Kemenhub akan berusaha mengevaluasi kembali kepada operator yang mengoperasikan pesawat-pesawat kecil khususnya pesawat perintis,” kata Dirjen Perhubungan Udara, Herry Bhakti.

Hal itu disampaikannya usai melepas kloter pertama calon jamaah haji dari embarkasi Jakarta bersama Menteri Agama Suryadharma Ali dan Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Minggu (2/10/2011).

Herry juga meminta para operator pesawat perintis untuk mematuhi peraturan dan lebih berhati-hati lagi. “Kami imbau kepada perusahaan pesawat perintis untuk lebih mematuhi dan jangan melawan alam karena alam bisa berubah-ubah,” imbuhnya.

Pesawat jenis Cassa 212-200 dengan register PK-TLF milik Nusantara Buana Air, kehilangan kontak dalam penerbangan Medan-Kutacane, Aceh Tenggara, Kamis (29/9) sekitar pukul 07.50 WIB. Rupanya pesawat jatuh di pegunungan kapur di Bahorok, Kab Langkat.

Ada 14 penumpang dan 4 awak pesawat yang berada dalam pesawat itu. Kesemua penumpang dan kru dipastikan tewas atas kejadian tersebut. Hingga kini masih terus dilakukan upaya evakuasi jenazah.

(feb/fay)  – detik.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Polri Akan Selesaikan Kasus Gayus, Tak Akan Diserahkan ke KPK

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*