Kemenhub Selidiki Matinya Radar Di Bandara Soekarno-Hatta

Meskipun hanya berlangsung selama 30 menit, namun matinya sistem radar di Bandara Soekarno-Hatta sangat berbahaya bagi penerbangan. Kementerian Perhubungan lewat Direktorat Perhubungan Udara (Hubud) akan menyelidiki kasus tersebut.

“Apa yang menjadi penyebab matinya sistem radar saat ini sedang kita selidiki. Kalau sudah ada hasilnya pasti kita sampaikan,” ujar Dirjen Hubud Kemenhub, Herry Bakti, saat berbincang dengan detikcom, Minggu (29/8/2010) malam.

Herry enggan menjelaskan lebih rinci perihal tim investigasi yang dimaksudkannya. Namun demikian Herry mengatakan selama ini jajarannya sudah melakukan perawatan dengan baik, sistem radar yang telah berusia 14 tahun tersebut.

“Penyelidikan ini untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab matinya radar. Sehingga kejadian serupa tidak akan terulang lagi nantinya,” imbuhnya.

Sistem radar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta mati disebabkan fasilitas itu sudah terlalu tua. Direktorat Perhubungan Udara (Hubud) Kementerian Perhubungan segera mengganti dengan sistem radar yang baru seharga Rp 900 M.

Sumber : http://www.detiknews.com/read/2010/08/30/010652/1430616/10/kemenhub-selidiki-matinya-radar-di-bandara-soekarno-hatta?991101605

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*