Kenapa Banyak Perempuan Tergila-Gila dengan Atlet Sepak Bola

Saat pria menyaksikan laga Piala Dunia 2014, mereka menikmati teknik permainan atlet idola yang tengah berlaga. Nah, kalau wanita, mereka lebih menikmati penampilan fisik rupawan para atlet yang begitu indah untuk di pandang, setidaknya selama 90 menit.

Namun, selain faktor fisik, hal lain apa sih yang membuat sejumlah wanita di dunia tergila-gila dengan pesepak bola?

Tampilan fisik penuh pesona
Sebagai seorang atlet, tak bisa dimungkiri bahwa pesepakbola memiliki kondisi fisik yang prima dan maskulin. Alhasil, mereka dianggap sebagai citra yang mewakili pria sejati.

Disiplin dan komitmen tinggi
Umumnya pesepakbola memiliki komitmen yang tinggi dan disiplin dengan waktu. Dua hal utama yang dicari oleh pria.

Harum
Jangan salah sangka, meskipun atlet acap kali berpeluh, bukan berarti aroma tubuh mereka tak sedap. Benar memang, usai latihan atau pertandingan, mereka pasti berkeringat, tapi bukan berarti tubuh mereka tidak bau ketiak yang asam. Sebaliknya, para pesepak bola justru memiliki aroma tubuh yang harum semerbak, dan tentu saja gaya berbusana yang trendi.

Kepribadian yang (mungkin) lebih baik
Seorang pesepakbola memiliki rasa kepercayaan diri yang kuat dan kompetitif. Mereka juga memiliki tujuan hidup yang lebih jelas dan mampu menghargai pencapaian, sekecil apa pun itu.

Gaya hidup sehat
Mereka adalah kaum pria yang sadar dengan gaya hidup yang sehat. Jadi tak berlebihan jika menilai para pesebak bola memiliki tubuh yang sehat dan jiwa yang lebih bahagia. Berpasangan dengan mereka, bisa memberikan dampak positif pada diri Anda untuk mengadaptasi pola makan dan hidup sehat./KOMPAS.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Wahai Rakyat, Siapkan Telor Busuk pada 2 Maret 2010

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*