Kenapa Ronaldo Tak Bahagia?

Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, tak bahagia meski mencetak dua gol saat timnya mengalahkan Granada 3-0.

KOMPAS.com – Pernyataan Cristiano Ronaldo yang mengaku tak bahagia, langsung memunculkan banyak spekulasi. Apalagi, ini tak wajar, mengingat dia digaji besar dan baru saja meraih gelar Liga BBVA dan Piala Super Spanyol.

Pada pertandingan Liga BBVA lawan Granada, Minggu atau Senin (2/9/2012) dini hari WIB, Ronaldo tetap tampil tajam. Dia mencetak dua gol dan Madrid akhirnya menang 3-0. Namun, Ronaldo harus keluar sebelum pertandingan berakhir, karena otot kakinya tertarik.

Kepada para wartawan seusai pertandingan, Ronaldo mengatakan, “Aku sedang sedih. Itu sebabnya aku tak melakukan selebrasi setelah mencetak gol. Klub tahu kenapa.”

Ini yang menyebabkan berbagai spekulasi terus bermunculan. Surat kabar Punto Pelo dan El Larguero mencoba menelisik masalah Ronaldo di Madrid, sehingga dia tak merasa bahagia. Bahkan, kedua surat kabar itu juga menyatakan bahwa ini sebuah indikasi bahwa Ronaldo ingin meninggalkan “Los Blancos”.

Apa yang salah dengan Ronaldo dan Real Madrid?

Ada beberapa teori. Sebagian berspekulasi, Ronaldo tak bahagia karena perlakuan klub kepada rekan dekatnya, Kaka, Ricardo Carvalho, dan Fabio Coentrao. Teori lain, Ronaldo tak suka dengan wawancara Marcelo yang lebih menjagokan kiper Iker Casillas untuk meraih gelar Ballon d’Or. Apalagi, hubungan Ronaldo dan Casillas tak bagus.

Baca Juga :  G-Resources Hentikan Penambangan Emas Martabe

Ronaldo juga mungkin merasa belum benar-benar dicintai suporter Madrid. Bahkan, dia sempat beberapa kali dikecam suporter karena penampilannya dianggap tak memuaskan, terutapa pada musim 2010-11.

Namun, teori itu sepertinya terlalu jauh. Sebab, Ronaldo sendiri menjawab, “Aku tak bahagia karena masalah profesional.”

Yang pasti, Ronaldo masih sedih karena Portugal kalah dari Spanyol di semifinal Piala Eropa 2012. Sedangkan masalah lain masih belum jelas. Masalah lainnya, dia kalah dari Andres Iniesta dalam pemilihan Pemain Terbaik UEFA.

Namun, masalahnya sangat tampaknya lebih dari itu. Kemungkinan, Ronaldo sudah mengatakan kepada Presiden Madrid, Florentino Perez, bahwa dirinya sudah tak bahagia di Madrid dan menjelaskan alasannya. Itu bisa tercermin dari pernyataannya.

Situasi seperti ini sebenarnya pernah dialami Pelatih Jose Mourinho kala timnya tampil buruk saat melawan Barcelona, Januari lalu. Setelah itu, Mourinho juga sempat mengindikasikan ingin pergi, namun akhirnya tetap bertahan.

Lalu, apa sebenarnya masalah Ronaldo di Madrid hingga dia merasa tak bahagia? Teka-teki ini tampaknya akan menjadi bahan tiki-taka oleh media Spanyol dan terus mengejar dan memasaknya dalam sajian jurnalistik.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*