Kenderaan Lokal Padangsidimpuan Harus Dilestarikan

Becak Vespa Khas Kota Padangsidimpuan

Kenderaan khas lokal Padangsidimpuan jenis yang unik seperti becak dengan bermesin Vespa harus dapat di lestarikan di Kota Padangsidimpuan.

Seperti yang disampaikan, Sekretaris Dewan Riset Daerah Kota Padangsidimpuan Ikhwan Nasution, Selasa, kenderaan unik vespa Kota Padangsidimpuan harus dapat dilestarikan pemerintah kota karena saat ini kondisi becak dengan mesin vespa sangat jauh dari perhatian sehingga pelestarian masih jauh dari yang diharapkan.

Ia juga menambahkan, kenderaan vespa yang menjadi konsumen terbanyak setelah negara italy nomor dua tersebut sangat banyak hingga saat ini mencapain ribuan kenderaan jenis becak vespa akan tetapi kenderaan tersebut jauh dari kondisi layak.

Becak jenis kenderaan vespa tersebut yang saat ini banyak menyebabkan polusi udara, karatan dan SDM pengemudi becak jauh dari kesan yang diinginkan. Becak vespa tersebut jika dilestarikan dengan benar maka akan mendatangkan pemasukan yang luar biasa untuk Kota Padangsidimpuan serta masyarakatnya.

Selain terkenal dengan kota salak, Kota Padangsidimpuan juga perlu dikenalkan kedunia luar sebagai kota becak vespa terbanyak di Dunia, Kota Padangsidimpuan gudangnya Vespa terbanyak saat ini dan itu harus dilestarikan, ucapnya kepada ANTARA.

Menjadi pembanding untuk Kota Siantar yang saat ini terkenal dengan becak dengan jenis mesin Birmingham Small Army (BSA) itu sudah menjadi ikon dunia bukan hanya ikon dalam negeri, kedepan perlu juga Kota Padangsidimpuan untuk dibuat seperti itu agar kenderaan unik becak vespa tersebut lebih dapat diperhatikan dan dilestarikan, pemerintah se yogyanya dapat mendukung dan berharap ini menjadi program yang berguna demi terciptakan ekonomi kreatif lokal dengan mengembangkan kenderaan angkut unit tersebut, bebernya.

Baca Juga :  Pasar Baru Panyabungan Butuh Pembangunan Jalan Keliling

Kota Padangsidimpuan Rajanya Becak Vespa

Kota Padangsidimpuan miliki sebutan raja becak dengan ribuan jenis becak vespa yang menjadi kenderaan transportasi lokal Kota Padangsidimpuan yang banyak hilir mudik dengan jenis kenderaan Vespa buatan Italy dengan jumlah ribuan unit.

M Hasibuan penarik becak, mengatakan, Selasa, becak vespa ini menjadi ciri khas Kota Padangsidimpuan sejak tahun 1976. Vespa yang digunakan pada becak ini, semua asli dari Negeri Pizza, Italia.

Becak di Kota Padangsidimpuan ini, semua memakai vespa. Becak vespa memang sudah jadi alat transportasi khas Kota Padangsidimpuan. Pada saat itu, pemerintah menjadikan becak ini sebagai kendaraan khas, dan penarik becak diperhatikan oleh pemerintah, saat ini tidak ada perhatian lagi, ungkapnya.

Jadi objek wisata juga. Kalau ada orang luar datang ke sini, pasti foto-foto. Dan banyak juga yang keliling-keliling saja tanpa tujuan, naik becak ini, pungkasnya.

Saat ini, sekitar 5.000-an becak vespa menghiasi Kota Padangsidempuan. Becak ini pun dijadikan objek wisata para wisatawan lokal. Baik itu turis lokal maupun turis mancanegara.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 3 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*