Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Sumut; Perhatikan 194 Titik Rawan di Sumut

Sebanyak 194 titik rawan longsor, banjir, kecelakaan lalu lintas, dan macet tersebar di sejumlah kawasan di Provinsi Sumatra Utara (Sumut).

Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Sumut Naruddin Dalimunthe meminta para pemudik untuk mewaspadai titik rawan tersebut mengingat September diprediksi volume curah hujan di atas normal. “Warga yang ingin merayakan Idul Fitri 1431 H di kampung halaman agar berhati-hati mengingat saat ini musim penghujan sehingga dikhawatirkan bencana banjir dan longsor,” ujar Naruddin kepada Media Indonesia (MI), Selasa (7/9).

Dijelaskan, dari 194 titik rawan, 28 di antaranya rawan longsor, 25 rawan banjir, 54 rawan kemacetan, dan 87 titik rawan kecelakaan lalu lintas. Daerah rawan longsor dan banjir berada di lintas tengah, meliputi wilayah Karo-Dairi-Tarutung, Tapanuli Tengah (Tapteng)-Tapanuli Selatan (Tapsel), hingga Simalungun.

“Di daerah itu pula, sebagian lokasi rawan macet karena digunakannya manfaat jalan untuk kegiatan di luar peruntukan, seperti pasar dan pungutan atau sumbangan sukarela,” kata Dalimunthe. Titik rawan kecelakaan terdapat di Medan, Deliserdang, Karo, Tebingtinggi, Mandailing Natal (Madina), Tapanuli Utara (Taput).

Pihaknya telah mengerahkan sejumlah alat berat dan petugas di sejumlah titik rawan longsor. Di antaranya, kawasan Aek Latong di Tapanuli Selatan.

Selain itu, didirikan sejumlah posko di Jalinsum bagian Timur, Tengah, dan Barat. Ini juga untuk memberikan waktu dan tempat bagi pemudik mengistirahatkan diri dari kepenatan dan kecapaian saat berada di jalan.

Baca Juga :  Terkait Kerusuhan Aek Badak - Ketua Umum PC IMM TapSel : Mari Sama sama Jaga Kerukunan

Sumber: http://www.mediaindonesia.com/read/2010/09/09/167237/272/101/Perhatikan_194_Titik_Rawan_di_Sumut

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*