Kepala Dinas Tapanuli Utara dan 2 Kepala Sekolah Ditangkap KPK

Foto: Jamel Panjaitan (kanan) saat diamankan petugas.
Foto: Jamel Panjaitan (kanan) saat diamankan petugas.
Foto: Jamel Panjaitan (kanan) saat diamankan petugas. (img : smartnewstapanuli.com)

Kepala Dinas Pendidikan Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara (Sumut), berinisial JP terjaring OTT. Selain JP, petugas juga menangkap dua orang kepala sekolah yang ada di sana.

Gubernur Sumatera Utara Erry Nuradi mengatakan, dari penangkapan itu, petugas menyita uang tunai Rp 235 juta, US$ 100, 200 yuan, dan 8 buku tabungan.

“Rabu, 21 Desember 2016 pagi, tim Saber Pungli telah melakukan penangkapan Kepala Dinas Pendidikan Taput berinisial JP, beserta 2 orang kepala sekolah, SMA Negeri 1 Sipahutar berinisial BS dan Kepala Sekolah Negeri 1 Pangaribuan inisial JS di rumah dinas Kepala Dinas Pendidikan Taput,” kata Erry didampingi Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel di Mapolrestabes Medan, Kamis (22/12/2016).

Erry mengatakan, uang yang ditemukan tersebut berasal dari dana bantuan sekolah yang telah disetorkan ke rekening masing-masing kepala sekolah.

“Setelah kepala sekolah mencairkan dana itu, selanjutnya dana itu diserahkan ke Kepala Dinas Pendidikan (Taput). Dugaan, dana itu setoran kepala sekolah ke Kepala Dinas Pendidikan (Taput),” sambungnya.

Saat ini, ketiga orang yang ditangkap itu sudah berada di Mapolda Sumut. Petugas masih mengembangkan kasus itu.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  55 Persen Calhaj Medan Berpotensi Tersesat

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*