Kepsek Mengeluh, Dana UN Belum Cair

Paluta, Sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SMA sederajat di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) merasa resah karena sampai saat ini anggaran operasional ujian nasional (UN) tidak kunjung cair dari dinas pendidikan setempat.

Apalagi, pelaksanaan UN sudah berakhir beberapa bulan. Akibat dana operasional tak cair-cair, kepala sekolah kerap dituding bermain mata dengan Disdik.

Hal itu diungkapkan salah seorang Kepala SMA Negeri yang enggan ditulis namanya di Gunung Tua, kepada wartawan, Kamis (12/6). “UN sudah selesai. Kenapa sampai sekarang anggaran dana operasional UN dari Disdik Paluta belum dicairkan? tanyanya dengan nada kesal.

Ia mengatakan nilai dana operasional itu sejatinya tidak besar. Namun akibat keterlambatan ini para kepala sekolah kerap dituding oleh guru bermain dan tidak perduli akan nasib mereka.

“Untuk membayar pengawas UN harus menggunakan uang pribadi dulu. Kalau tidak kami (kepsek-red) selalu dicurigai oleh guru-guru para pengawas UN korupsi uang UN,” tegasnya seraya berharap agar dinas segera merealisasikan dana tersebut karena bila tidak akan berpengaruh proses di dunia pendidikan Paluta.

Kadis Pendidikan Paluta Juta Lubis dikonfirmasi melalui Plt Kabid Dikmenum Ermida Hartati Siregar mengatakan, pihaknya telah memberikan penjelasan kepada setiap kepala sekolah tentang terlambatnya pencairan anggaran operasional UN di wilayah Paluta.

Menurutnya keterlambatan pembayaran anggaran UN ke setiap sekolah akibat perubahan rincian anggaran biaya (RAB) yang berubah sehingga perlu disempurnakan. “Insya Allah dalam secepatnya kita akan berusaha menyelesaikan pencairan dana ini,” ungkap Ermida. (ong)/analisadaily.com

Baca Juga :  Divonis 3 Tahun, Amrin Menangis di Pelukan Istri
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*