Keputusan KPU Penetapan Hasil Pilkada Kota P.Sidimpuan Tahun 2012 Tidak Ditandatangani Anggota KPU

Saat di minta untuk konfrensi Pers, 4 orang anggota KPU kabur

ketua+DPRD Keputusan KPU Penetapan Hasil Pilkada Kota P.Sidimpuan Tahun 2012 Tidak Ditandatangani Anggota KPUSidang pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota P.Sidimpuan dengan agenda menetapkan pemenang pada pilkada yang di selenggarakan tanggal 18 yang lalu, dilaksanakan Senin (29/10) di Gedung Nasional Kota P.Sidimpuan. Dari 6 pasang calon yang dipilih warga Kota P.Sidimpuan pada pilkada ini, KPU menetapkan pasangan No.3 Andar Amin – Isnandar Nst sebagai pemenang. Hadir pada kesempatan tersebut sekitar 30 orang diantaranya Ketua DPRD Kota P.Sidimpuan, Kapolres dan sejumlah awak media. Keputusan KPU No :31/kpts/KPU-Kota/002.434920/2012 tentang penetapan calon terpilih dalam pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah Kota P.Sidimpuan tahun 2012. Dalam poin kedua keputusan tersebut dinyatakan pasangan Andar-Isnan memperoleh 48,19% suara yang untuk selanjutnya ditetapkan sebagai pasangan calon walikota dan wakil walikota terpilih periode 2013-2018.

Ketua KPU Arbanur Rasyid,MA yang memimpin rapat pleno tersebut di dampingi empat orang anggota KPU lainnya yakni Mudzakkir Khotib Siregar,MA Mohot Lubis, Hafnar Yani SH,MH dan Ahmad Efendi Nasution,S.Sos dengan resmi menyatakan bahwa keputusan tersebut berlaku sejak di tetapkan dan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan akan di perbaiki sebagai mana mestinya.

Ketua DPRD Kota P.Sidimpuan H.Aswar Samsi Lubis SE dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan pilkada yang digelar pada tgl 18 yang lalu telah menghasilkan catatan catan, goresan goresan yang mencadi catatan bukti sejarah bagi Kota P.Sidimpuan. Ada banyak hal yang mesti kita apresiasi dan banyak hal yang mesti kita perbaiki baik ia dalam pelaksanaan maupun apa yang di rasakan masyarakat dan apa yang di perbuat kandidat. Untuk itu diharapkan para pemimpin di Kota P.Sidimpuan memberikan masukan masukan positip dalam rangka membenahi pilkada pada masa yang akan datang.” Dengan segala macam kekurangan, dengan segala macam kelebihan itulah dia Kota P.Sidimpuan, itulah dia masyarakat Kota P.Sidimpuan” tekan ketua politisi Partai Demokrat ini.

Baca Juga :  Relokasi Korban Banjir Madina Belum Diputuskan

Ditambahakannya “ sebagai Ketua DPRD Kota P.Sidimpuan saya berharap dan menghimbau agar apapun yang menjadi keputusan KPU adalah pilihan warga Kota P.Sidimpuan, hasil tersebut tidak menimbulkan persoalan persoalan yang baru hari ini maupun hari yang akan datang” ujarnya. Secara khusus ia memberi apresiasi kepada Kapolres Kota P.Sidimpuan dan jajarannya yang berhasil menjaga ketertiban dan keamanan pasca pilkada hingga penetapan keputusan pilkada Kota P.Sidimpuan.

Tidak di tandatangani
%name Keputusan KPU Penetapan Hasil Pilkada Kota P.Sidimpuan Tahun 2012 Tidak Ditandatangani Anggota KPUKeputusan KPU tersebut hingga selesai rapat pleno tidak di tandatangani anggota KPU Hafnar Yani SH,MH, bahkan hingga salinannya sampai ke secretariat pemenangan kandidat No.2 Rusyidi Nst – Riswan Dly pukul 16.00 wib, keputusan tersebut belum di tandatanganni seluruh anggota KPU dengan alasan yang tidak jelas. Begitu juga rekapitulasi perhitungan suara tidak di tandatangani saksi dari lima kandidat lainnya serta Panwas. Saat wartawan STT Blog meminta kepada KPU melalui Sekretaris KPU Kota P.Sidimpuan HT.Simbolon untuk melaksanakan konprensi Pers, empat orang anggota KPU meninggalkan Gedung Nasional dan hanya menyisakan Ketua KPU Arbanur Rasyid,MA di tempat tersebut.

Ketika di konfirmasi kepada ketua KPU tentang perbedaan pernyataan anggota KPU bidang logistic dengan fakta yang terjadi pada tgl 18 oktober, di mana kertas suara dan puluhan kotak suara dan berbagai ATK lainnya ada didalam kotak tersebut masih di distribusikan ke berbagai TPS padahal kegiatan pencoblosan telah berlangsung atau hamper selesai, Arbanur Rasyid justru menyuruh STT Blog mempertanyakannya kembali ke pada anggotanya. Pada tanggal 18 okt itu ketua KPU turut langsung mendistribusikan kertas suara ke TPS di desa Batang Bahal, padahal sekitar dua jam kemudian perhitungan suara di tingkat TPS akan di lakukan. Dari keterangan ketua KPU yang berbelit belit dan tidak tegas itu, indikasi kecurangan yang melibatkan anggota KPU semakin nyata. (Anas)

Baca Juga :  Buruh Dalam Perekonomian Dunia

Berita ini dapat and abaca di harian ORBIT dan SKM Suara Masa
Disalin dari: http://sidimpuantabagselta.blogspot.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*