Ketiadaan Terminal Di Pasar Gunung Tua Membuat Loket Angkutan Tidak Teratur

Oleh: Siswoyo

Karena ketiadaan terminal di Pusat Pasar Gunungtua yang merupakan pusat ibu kota Kabupaten Padanglawas Utara, mengharuskan loket-loket angkutan kota dan pedesaan mencari tempat sendiri. Sehingga, keadaannya tidak beraturan dan menimbulkan kesemerawutan kota dan kemacetan.

Demikian dikatakan Ashar Efendi Hasibuan, anggota DPRD Paluta kepada Waspada, Kamis (3/6) di Gunungtua.

Dijelaskannya, karena tidak adanya terminal membuat keberadaan loket-loket tersebut tidak tertata dengan baik. Selain itu, mengakibatkan angkutan desa harus menanggung nasib yang tidak baik, karena jumlah penumpang terus berkurang. “Angkutan desa, kota, provinsi semuanya berpusat di satu lokasi. otomatis kesemrawutan dan kemacetan terus terjadi,” ujar Ashar.

Melihat kondisi Pasar Gunungtua saat ini, sudah selayaknya terminal diadakan. Mengingat akses jalannya yang kecil dan volume kendaraan yang semakin meningkat. Apalagi ini merupakan jalan lintas Sumatera. Celakanya, setiap hari pekan kemacetan terus terjadi.”Pandangan yang biasa terjadi, dari tahun-ke tahunnya,” sebutnya.

Selain itu, untuk mengembangkan daerah sentra kota, pembangunan terminal melalui jalur baru perlu dipertimbangkan dan diaplikasikan secepatnya. Karenanya dapat mempercepat pergerakan pembangunan dan keberadaannya di Kabupaten Padanglawas Utara sangat diperlukan.

Sumber: http://www.waspadamedan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=1472:ketiadaan-terminal-membuat-loket-angkutan-tidak-teratur&catid=52:sumut&Itemid=207

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Angkutan Umum Dalam Kota dan Pedesaan Protes - Jalinsum Psp-Sibolga Diblokir Dua Jam

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*