Ketua Komisi III Sarankan Warga Tagih Janji Kampanye Bupati

Selesaikan Persoalan dengan PT AR

TAPSEL– Ketua Komisi III DPRD Tapsel H Mahmud Lubis SAg menegaskan kepada  masyarakat Kecamatan Muara Batangtoru, agar tetap optimis memperjuangkan haknya yang telah tertera dalam Nota Kesepahaman.

“Kita sangat mendukung aspirasi dari masyarakat Kecamatan Muara Batangtoru tersebut. Kita minta mereka tetap optimis memperjuangkan haknya sesuai dengan yang tertera di Nota Kesepahaman. Kita juga meminta masyarakat agar mereka menagih janji-janji kampanye bupati terkait permasalahan PT AR dengan masyarakat Muara Batangtoru,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Tapsel melalui telepon, Selasa (17/9).

Dia menambahkan, sewaktu masa kampanye Pasangan H Syahrul Pasaribu dengan H Rapolo Siregar, ia dan tim lainnya bersama-sama mendukung pasangan Syahrul. Sebab, hanya pasangan itu yang diyakini dapat membawa kemajuan dan membela rakyat.

“Saya sebagai salah satu juru kampanye utama beliau (Syahrul, red), dan secara pribadi kami  ketemu dan bersama dengan beliau karena rakyat, bukan karena adanya ikatan. Karena dari pengalaman dalam kematangan dalam legislatif dan organisasi serta sudah termasuk dalam senior, kita yakin dia bisa komit dengan masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, materi kampenye yang disampaikan kepada rakyat waktu itu, adalah kita menginginkan tambang ini tidak membawa mudarat kepada kita dan investor tersebut tidak neko-neko dengan rakyat. Maka satu-satunya yang cocok menjadi Pemimpin di Tapsel adalah Syahrul Pasaribu.

“Jika bang Syahrul yang akan menjadi Bupati Tapsel di periode berikutnya, beliau tidak akan meninggalkan rakyat. Saat kampanye berlangsung saya selalu berbicara. Saat itu saya menjadi Juru Kampenye Utama Syahrul M Pasaribu, seperti itulah janji-janji kampanyenya” terangnya.

Baca Juga :  Berkat Terry, Crystal Palace Raih 3 Poin atas Chelsea

Sementara itu saat METRO mencoba menghubungi Bupati Tapsel H Syahrul Pasaribu melalui SMS dan melalu telepon, ia tidak ada menjawab walaupun handphone sedang aktif. Setelah itu, METRO menghubungi Kepala Bagian Humas Pemkab Tapsel A Simanungkalit.

Menurutnya, sewaktu masyarakat melakukan unjuk rasa pada Senin (16/9), masyarakat langsung diterima oleh Bupati Tapsel H Syahrul Pasaribu dan Wakil Bupati Tapsel H Rapolo Siregar beserta jajaran lainnya. Masyarakat dan Pemkab Tapsel langsung mengadakan dengar pendapat di salah satu ruangan di Kantor Bupati Tapsel.

“Sewaktu masyarakat melakukan unjuk rasa di Kantor Bupati Tapsel kemarin, saya tidak mengikutinya secara keseluruhan. Akan tetapi,  kesimpulan dari permasalahan tersebut ialah Bupati Tapsel H Syahrul Pasaribu menjelaskan, jika memang betul limbah dari PT AR tersebut berbahaya, maka limbah tersebut tidak akan bisa dibuang ke manapun. Karena yang bahaya tetap akan bahaya, seperti itulah,” ungkapnya.

Di sisi lain saat METRO mengubungi Manajer Humas PT AR Katarina S Hardono, ia mengatakan sedang rapat. Setelah itu ia menjelaskan melalui pesan singkat tentang permasalahan PT AR dengan masyarakat.

“Difasilitasi oleh Pemkab Tapsel dan disaksikan muspida tepatnya pada awal Agustus lalu, sebanyak  9 Kepala Desa/Lurah dan perwakilan Manajemen Tambang Emas Martabe telah menyepakati amandemen Nota Kesepahaman. Yang isinya Tambang Emas Martabe tidak perlu memperpanjang pipa pengaliran air sisa proses ke Dusun Bongal Desa Muara Hutaraja Kecamatan Muara Batangtoru.

Baca Juga :  CPNS Paluta Belum Terima SK Penempatan

“Kami sangat menghargai dukungan semua pemangku kepentingan terhadap keberadaan dan kontribusi Tambang Emas Martabe serta seluruh program kerjanya. Termasuk program pemberdayaan masyarakat dan manjemen lingkungan.

Ke depannya tambang Martabe tentu akan komitmen dengan apa yang tercantum dalam Nota Kesapahaman tersebut,” ungkapnya, Selasa sore (17/9). (mag-02). metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*