Ketum PSSI merasa difitnah terkait kasus Hambalang

Usai merampungkan pemeriksaan di KPK, Ketua Umum PSSI Djohar Arifin mengaku difitnah dalam kasus megaproyek Hambalang ini. Djohar malah bersyukur hari ini dirinya dipanggil KPK karena telah menjelaskan semuanya kepada penyidik KPK.

“Jadi itu fitnah itu, fitnah luar biasa. Dan alhamdulillah semua itu hari ini clear ya. Jadi tidak ada masalah apapun insyaAllah, ya ini barangkali dari Allah untuk menyelesaikan masalah ini. Fitnah itu beredar luar biasa,” jelas Djohar Arifin di Gedung KPK, Jumat (14/6).

Meski demikian, Djohar memaklumi lantaran dirinya pernah menjabat sebagai staf ahli Menpora saat proyek itu berlangsung. Terkait hal itu, Djohar mengaku penyidik sampai mencecar pertanyaan kepadanya 31 pertanyaan.

“Jadi ada 31 pertanyaan, dan semuanya adalah konfirmasi-konfirmasi, terus terang insya Allah saya tidak terlibat apapun dengan Hambalang karena jabatan saya sebagai staf ahli tidak ada sangkut pautnya dengan proyek-proyek dan 2010 proyek dimulai, saya pensiun dari staf ahli Menpora,” ujarnya.

Djohar juga menegaskan dirinya tidak pernah mengikuti rapat pemilihan PPK proyek Hambalang di Kemenpora. Bahkan Djohar mengaku tidak mengenal Deddy Kusdinar mantan kabiro keuangan dan rumah tangga yang terpilih menjadi PPKnya.

“Wah hebat banget saya, gak ada itu, jadi itu bohong, tidak ada, tidak ada wewenang saya untuk menunjuk atau menetapkan PPK itu wewenang prerogatif pimpinan,” ujarnya.

Baca Juga :  Malu Punya Anak Cacat, Calon Bidan Membuang Bayinya

Pada pemeriksaan Deddy, kemarin, disebut-sebut Djohar turut mengatur pemilihan mantan kabiro perencanaan dan keuangan Deddy Kusdinar sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) tunggal dalam proyek Hambalang.

Hal itu diungkapkan oleh pengacara Deddy, Rudy Alfonso. Rudy mengatakan kliennya ditetapkan PPK tunggal di Kemenpora melalui rapat pimpinan di Kemenpora. Salah satu pimpinan rapat yang hadir yakni Djohar Arifin.

“Ditetapkan PPK tunggal oleh rapim di Kemenpora. Siapa rapim itu, salah satunya ada Djohar Arifin (Ketua Umum PSSI),” ujar Pengacara Rudy Alfonso, usai menemani Deddy ditahan KPK, Kamis malam.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*