Kilas Ilmu – Mengenal Kapal Induk Amerika Serikat

Seringkali kehadiran kapal induk memiliki daya tangkal terhadap potensi bahaya yang mengancam. Tak hanya itu, dengan kemampuan mengerahkan pesawat untuk melancarkan serangan terhadap berbagai sasaran, baik di darat, laut, maupun udara, kapal induk tak ubahnya penguasa di laut.

Di sisi lain, pesawat yang dikerahkan kapal induk juga bisa memberikan bantuan kemanusiaan dan membantu menangani bencana dengan cepat. Carrier air wing bisa dengan cepat mengerahkan helikopter didukung perangkat C4I (command, control, communications, computers, dan intelligence) untuk memastikan bantuan sampai ke tujuan dengan cepat dan selamat.

Bagi AL AS, kapal induk merupakan kunci kekuatan. Bahkan di hari-hari biasa tanpa konflik, kapal induk Amerika tak henti membangun kemampuan utama AL terutama dalam soal daya tangkal serta pengendalian dan pengamanan laut. Tak heran jika di saat-saat genting pertanyaan pertama yang dilontarkan petinggi negara AS adalah keberadaan kapal induk mereka.

Amerika memang tidak tanggung-tanggung dalam memanfaatkan kapal induk. Termasuk mengoperasikan kapal induk kelas Nimitz yang merupakan kapal induk terbesar di dunia. Amerika mengoperasikan setidaknya 10 kapal induk kelas Nimitz. Masing-masing dirancang untuk masa operasi 50 tahun dengan “isi ulang” di pertengahan usia operasinya. USS Nimitz (CVN 68), USS Dwight D. Eisenhower (CVN 69), dan USS Carl Vinson (CVN 70), adalah kapal-kapal yang sudah menuntaskan proses Refueling Complex Overhauls (RCOH) di Northrop Grumman Shipbuilding-Newport News, Virginia. Disusul kemudian oleh USS Theodore Roosevelt (CVN 71) yang masuk RCOH tahun 2009.

Baca Juga :  ViewSonic Unjuk Gigi Lewat Camcorder 3D

Sementara itu, kapal induk generasi baru, kelas Gerald R. Ford (CVN 78) dipesan tahun 2008 dan dijadwalkan akan dikirim 2015 untuk menggantikan USS Enterprise (CVN 65). Supercarrier ini lebih besar daripada Nimitz dan juga dirancang sedemikian rupa hingga kurang terdeteksi radar. AL AS berencana membuat kapal induk baru ini lebih bersifat otomatis guna mengurangi biaya yang dibutuhkan untuk pemeliharaan dan pengoperasian. Fitur utama baru yang diterapkan adalah EMALS (Electromagnetic Aircraft Launch System), menggantikan katapel uap yang lama. Selain itu supercarrier akan mengoperasikan UAV (unmanned aerial vehicles). Tiap skadron yang terdiri dari tiga UAV akan dikendalikan oleh satu pilot remote, Kapal induk kelas Ford memiliki kemampuan untuk mengakomodasi 90 pesawat.

Termasuk F-35 JSF [joint strike fighter), F/A-18E/F Super Hornet, E A-18G Growler, E-2D Advanced Hawkeye, C-2A Greyhound, helikopter MH-60R/S Sea Hawk, dan UCAV {unmanned combat air vehicles) seperti X-47 Pegasus.

Sebagai kunci kekuatan AL AS di laut, kapal induk memang tak terlepas dari pesawat-pesawat dioperasikan. Dari awal dioperasikan hingga sekarang, sudah tak terhitung berapa pesawat berbasis kapal induk yang sudah dioperasikan AS. Belum lagi pengembangan- pengembangan yang terus dilakukan hingga menghasilkan pesawat-pesawat turunan yang makin andal.

NIMITZ CLASS
Pabrikan: Newport News Shipbuilding Co., Newport News, Virginia
Mulai operasi: 3 Mei 1975 (USS Nimitz)
Propulsi: dua reaktor nuklir, empat shaft
Dimensi: panjang 332,85 m; tinggi 40,84 (beam); lebar 76,8 m (flight deck)
Displacement: sekitar 97.000 ton (muatan penuh)
Kecepatan : 30+ knot
Awak : 3.200 (personel kapal); 2.480 (personel Air Wing)
Persenjataan: dua atau tiga peluncur rudal NATO Sea Sparrow, 3-4 CIWS (close-in weapons system) Phalanx 20 mm
Pesawat: 85 unit
Kapal: USS Nimitz (CVN 68), San Diego, CA; USS Dwight D. Eisenhower (CVN 69), Norfolk, VA; USS Carl Vinson (CVN 70), Newport News, VA; USS Theodore Roosevelt (CVN 71), Norfolk, VA; USS Abraham Lincoln (CVN 72), Everett, WA; USS George Washington (CVN 73), Yokosuka, Jepang; USS John C. Stennis (CVN 74), Bremerton, WA; USS HarryS. Truman (CVN 75), Norfolk, VA; USS Ronald Reagan (CVN 76), San Diego, CA; USS George H.W. Bush (CVN 77), Norfolk, VA

Baca Juga :  Perang Laptop Ultrabook

Sumber: http://topmdi.net/flagcarrier/wp-content/uploads/2010/07/nimitz_fc.jpg

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*