Kios Penampungan Pedagang Sukaramai Harus Segera Dibangun

Dirut PD Pasar Kota Medan diminta segera merealisasikan pembangunan kios sementara untuk korban kebakaran Pasar Sukaramai. “Ini hal yang mendesak agar aktivitas perdagangan kembali normal,” kata Ketua DPRD Medan Drs H Amiruddin kepada wartawan, Senin (8//11).

Selain itu, lanjut Amir, registrasi pedagang juga harus segera dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih. Terpenting , pedagang korban kebakaran sebagai prioritas dan tidak ada pedagang baru.

Disinggung anggaran untuk pembangunan kios sementara itu, Amiruddin, menjelaskan, anggaran pembangunannya tidak ditampung dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan. Anggarannya akan ditalangi sendiri oleh PD Pasar.

“Berdasarkan Pasal 15 Perda Nomor 8 Tahun 2001, PD Pasar diperbolehkan untuk mencari sendiri anggaran untuk pembangunan itu. Apalagi peristiwa ini dikategorikan sebagai bencana alam,” kata Amiruddin.

Secara terpisah Dirut PD Pasar Kota Medan, Mustafa Nasution, rencananya pembangunannya akan secepatnya direalisasikan.

“InsyaAllah besok (hari ini-Selasa) pembangunannya sudah dimulai, dan saat ini sedang memasok bahan material bangunan,” katanya.

Disebutkan, rencana dari 431 jumlah pedagang akan dibangun 318 berbentuk kios dan 113 stand. Hal ini dikarenakan terbatasnya lokasi. Pembangunannya akan dilakukan secara bertahab selama satu bulan.

Dijelaskan, 120 kios akan dibangun sejajar dari depan pos Polisi hingga Gang Langgar, sisanya di halaman Gedung Pasar Sukaramai. “Tidak mungkin semua ditampung di halaman pasar, karena lokasinya tidak memadai”.

Baca Juga :  Syamsul Disidang Senin

Disinggung soal anggaran, Mustafa mengatakan, jumlah anggaran yang dibutuhkan kira-kira Rp700 hingga Rp800 juta yang ditalangi sendiri oleh PD Pasar. “Kita akan berusaha semaksimal mungkin dapat membangun kios itu tepat waktu, dan meminta kepada para padagang untuk bersabar,” kata Mustafa.

Anggota Komisi D DPRD Medan, CP Nainggolan menyatakan, pembanguna kios sementara hendaknya tidak sebatas janji-janji. “Pedagang sudah bosan dengan janji-janji, karena awalnya Wakil Walikota juga pernah mengeluarkan pernyataan kios akan dibangun besok. Tapi kenyataan tidak terealisasi,” ujar CP Nainggolan secaraya mengingatkan apa yang diungkapkan PD Pasar menjadi kenyataan. (analisadaily.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*