Kisah Ahok & Pemulung Sarjana

Jakarta - Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bakal merekrut siapapun yang mau berkubang di sungai yang penuh dengan hamparan sampah, termasuk pemulung. Ia pun berbagi cerita tentang pertemanannya dengan seorang pemulung.

"Kamu kira pemulung itu orang jelek? Saya kenal pemulung di Batam yang sarjana lho. Dia bisa email-emailan sama saya," kata Ahok berbagi cerita saat dimintai komentar tentang rencana menggaji pemulung Rp 2,2 juta per bulan.

Hal ini disampaikan Ahok di sela-sela acara Bakti Sosial dan Sunatan Massal digelar di kantor Lurah Tanah Sereal, Jalan Mansyur nomor 116, Jakarta Barat, Sabtu (22/12/2012).

Menurut Ahok, pemulung juga mengenyam dunia pendidikan bahkan hingga tingkat tinggi.

"Jadi pemulung itu bukan orang yang tidak sekolah lho. Banyak pemulung lulusan SMA, ada yang D3. Jadi kenapa konsepsi itu kalau pemulung direkrut untuk kerja seolah-olah dia rendahan?," ujar pria berkacamata itu.

Menurut dia, konsep yang menilai pemulung orang rendahan itu salah.

"Jadi saya cuma mengatakan begini, waktu saya lempar ide itu mereka bilang siapa yang tahan di tempat sampah kerja seharian nah saya bilang pemulung tahan maka pemulung sekalian digaji kan. Pemulung jadi kaya. Sampah yang dibutuhkan dia ambil, jual. Yang tidak dibutuhkan dia kumpulin. Jadi kenapa pemulung tdk boleh gaji honorer pemda?" papar Ahok.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Demo Ricuh, Bandara Polonia Lumpuh

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*