Kisah Jokowi Difilmkan Lagi

JAKARTA,  Cerita perjalanan hidup Gubernur DKI Jakarta yang terpilih menjadi Presiden RI 2014-2019, Joko Widodo atau Jokowi, kembali dilayarlebarkan oleh produser eksekutif film KK Dheeraj. Film tentang Jokowi kali ini berjudul Jokowi Adalah Kita.

Dheeraj mengaku dirinya merupakan penggemar sejati Jokowi dan alasan itu cukup untuk membulatkan maksudnya untuk membuat film mengenai Jokowi.

“Saya sayang sama dia, bangga dia bisa jadi RI 1, apalagi ini didukung relawannya. Hati saya merasa harus buat (film itu). Ketika sudah buat, baru puas,” kata Dheeraj ketika diwawancara di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (1/9/2014).

Dheeraj menunjuk Rony Mepet menjadi sutradara film tersebut, sementara Joko Nugroho, Binsar Sihombing, dan Hilman Mutasi menjadi penulis skenarionya. Jajaran nama itu membuat KK yakin Jokowi Adalah Kita akan memenuhi ekspektasi dirinya dan para pendukung lain mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah, itu.

“Tim riset ada 15 orang dan saya juga pilih penulis yang berbobot, seperti Hilman. Saya berharap bisa maksimal hasilnya,” kata Dheeraj lagi.

SEmentara itu, Ben Joshua dipercaya berperan sebagai Jokowi dan Sylvia Fully sebagai Iriana.

Menurut Dheeraj, film yang dijadwalkan akan ditayangkan akhir 2014 tersebut akan berkisah tentang perjalanan karier Jokowi tanpa menyinggung soal politik.

“Enggak (mengangkat sisi politik), karena memang ini perjalanan dia dari gubernur jadi presiden. Perjalanan itu yang kita ambil, kenapa beliau mau menerima mandat jadi presiden, bagaimana beliau menang,” terang Dheeraj.

Baca Juga :  25 Film Indonesia Unjuk Gigi di Festival Film Eropa 2010

Dheeraj sebelum ini menjadi produser eksekutif film Jokowi The Living Legend, yang dirilis pada 2013. Namun, menurut Dheeraj, Jokowi Adalah Kita bukan sekuel dari film sebelumnya mengenai Jokowi.

/KOMPAS.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*