Komisioner KPU Palas Kecewa Penanganan Kasus Pengerusakan Kotak Suara

Palas | Komisioner KPU Padang Lawas (Palas) kecewa penanganan kasus pengerusakan kotak suara dan dugaan penganiayaan petugas PPS pada saat rekapitulasi Pileg di PPK Sosa di Kantor Camat Sosa pada Pileg yang
lalu, yang mana kasus tersebut belum bisa diungkap oleh Kapolres Tapanuli Selatan.

“Apa lg alasan pihak kepolisian mengatakan tdk cukup bukti, sementara pada saat kejadian kerusuhan di arena ktr camat Kec. Sosa ketika rekapitulasi suara pileg ditonton 20 orang lebih kurang pihak polisi di lokasi saat berjaga. Tapi kenyataannya sampai hari ini, 1 Des 2014 tidak ada hasil tindak lanjutnya. Dulu alasan tunggu selesai pilpres. Kok kasusnya juga selesai ?,” tulis Amran Pulungan dalam akun fb nya APcs Pulungan, Senin (1/12/2014).

Kemudian Amran Pulungan yang dihubungi, Senin (1/12/2014) melalui seluler, menyampaikan kekecewaannya terhadap penanganan kasus tersebut yang belum tindakan dari Kepolisian.

“Karena apabila kasus itu tidak ada tindak lanjutnya, maka hal itu akan menjadi contoh di masyarakat, dan masyarakat tidak takut lagi melakukan hal demikian pada pemilu yang datang,” ungkapnya.

Kemudian Amran Pulungan mengharapkan pihak kepolisian untuk serius mengusut kasus tersebut, demi terjamin keadilan dan persamaan dimuka hukum, dan juga untuk nama baik KPU serta perangkatnya.

“Dan terjaganya nama baik dan keamanan penyelenggara pemilu, dan hal tersebut tidak terulang lagi di Pemilu yang akan
datang,” pungkasnya.

Baca Juga :  SMKN 1 P. Sidimpuan Studi Banding ke Singapura

/(Sahat Gemayel Lubis)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*