Komplotan Perampok CIMB Medan Satu Jaringan dengan Pembom Marriott-Ritz

Mabes Polri membuat pernyataan baru terkait penyelidikan kasus perampokan Bank CIMB Niaga di Medan. Polri menyatakan komplotan perampok tersebut merupakan satu jaringan dengan kelompok pengebom hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton Juni tahun lalu.

“Pengungkapan peledakan di hotel Marriott dan Ritz Carlton di Mega Kuningan,
Jakarta. Pelatihan militer bersenjata di Aceh pada Februari 2010 dan perampokan Bank CIMB Niaga Medan pada 18 Agustus 2010 merupakan suatu rangkaian kejadian yang saling terkait satu sama lain karena dilakukan oleh jaringan yang sama,” ujar Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Pol Ketut Untung Yoga.

Hal tersebut disampaikan Yoga dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jumat (29/10/2010).

Menurut Ketut, salah satu dalang dari serangkaian aksi tersebut adalah narapidana Toni Togar. Toni yang sejak 5 Agustus 2003 telah ditahan di Rutan Tanjung Gusta Medan, Sumut, membentuk kelompok Mujahidin Indonesia.

“Selama menjalani masa hukumannya Toni aktif merekrut personel baru,” jelas Ketut.

Ketut menambahkan, kelompok Toni juga memiliki hubungan dengan 2 WNI yang bergerak di Malaysia dan Thailand. Kedua orang tersebut bertugas mengumpulkan amunisi dan senjata api.

“Salah satu dari kedua orang tersebut telah tertangkap oleh Polisi Diraja Malaysia pada 29 September 2010 yaitu Taufik Marzuki sedangkan yang lainnya belum diketahui,” terang jenderal bintang satu tersebut. (detik.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Memuluskan Rekayasa Manipulasi Perkara: Polres Tapsel Bohongi Pengadilan Negeri Padangsidimpuan

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*