Kondisi Jalan Sidangkal Makin Parah

rgpra Kondisi Jalan Sidangkal Makin Parah
[Foto: Oryza Pasaribu]
Jalan di Kelurahan Sidangkal, Psp Selatan, tampak rusak dan berlubang, Minggu (28/4). Kendaraan yang melintas di sana pun harus ekstra hati-hati.

SIDIMPUAN – Jalan lingkar kota yang menghubungkan Kelurahan Sidangkal, Psp Selatan dengan Kota Psp, kondisinya rusak parah.

Terlebih saat musim hujan tiba, bagian jalan yang berlubang akan seperti kubangan kerbau. Tidak jarang beberapa pengendara, seperti pengguna sepedamotor yang melewati jalan tersebut, terjatuh dan terluka. Itu akibat para pengendara ini tidak dapat membedakan yang mana jalan dan yang mana lubang, karena tertutup air yang tergenang.

Amatan METRO, Minggu (28/4), saat melintas dari Kota Psp menuju Kelurahan Sidangkal, tampak banyak sekali bagian jalan yang rusak dan berlubang.

Contohnya, di dekat Masjid yang berada di Kelurahan Sidangkal. Bahkan beberapa kendaraan yang melintas di jalan tersebut harus berhati-hati dan memperlambat laju kendaraannya.
Menurut Hery (30), warga Psp Batu Nadua, hampir setiap pagi dirinya melintas menggunakan sepedamotor di jalan tersebut untuk berangkat kerja.

Tak jarang pula ketika melintas di sana, ia harus ekstra hati-hati dan khawatir terhadap keselamatannya. Sebab, kondisi jalan yang berlubang dan digenangi air tersebut, pernah mengakibatkan dirinya terjatuh dan terjerembab ke dalam lubang.

“Sudah pernah aku terjatuh saat melintas di jalan ini. Waktu itu musim hujan, saya tidak bisa membedakan jalan berlubang akibat digenangi air,” ucapnya.

Tambahnya lagi, semoga pemerintah setempat, khususnya Pemko Kota Psp, cepat tanggap dengan kondisi jalan tersebut. “Semoga pemerintah cepat tanggap dan segera memperbaiki jalan, agar tidak menyebabkan kecelakaan. Selain itu para pengguna jalan akan merasa nyaman melintas di sana,” harap Hery. (mag-01)

Baca Juga :  Polres Tapsel Amankan Kiriman Sabu

sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*