Kontrak Cacat, Riedl Dipecat

KOMPAS/AGUS SUSNTO Pelatih tim nasional Alfred Riedl (kanan) berbincang dengan Asisten Pelatih Wolfgang Pikal dalam latihan timnas selama bulan puasa di Lapangan C di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (26/8/2010). Pelatih tim nasional Alfred Riedl, menunggu kepastian dua klub dalam negeri yang akan menjadi lawan tanding timnas pada akhir pemusatan latihan tahap pertama.

KOMPAS.com — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memecat Pelatih Alfred Riedl. Pelatih asal Austria itu dianggap tidak terikat kontrak dengan PSSI, tetapi dengan mantan Ketua Badan Tim Nasional Nirwan Bakrie.

“Pelatihnya bukan Riedl lagi. Ia (Riedl) tidak dikontrak PSSI. Kami cari surat kontraknya di PSSI, tetapi enggak dapat. Pelatih baru dari Belanda. Kami butuh penyegaran,” kata Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin, Rabu (13/7/2011) sore di kantor PSSI.

Menurut anggota Komite Eksekutif PSSI, Bob Hippy, pelatih baru yang ditunjuk adalah mantan pelatih tim yunior Ajax Amsterdam, Wim Rijsbergen. “Ia (Wim) sudah oke. Belum tanda tangan kontrak, tetapi sudah mau. Ia juga melatih di Indonesia (bersama PSM Makassar),” ucap Bob.

Wim akan memegang kendali tim nasional dalam dua laga Pra-Kualifikasi Piala Dunia melawan Turkmenistan pada 23 dan 28 Juli mendatang. “Jika dia bagus, mungkin dipertahankan,” kata Bob.

Mantan pemain tim nasional itu menambahkan, para staf di bawah Riedl juga dipecat, termasuk Wolfgang Pikal. Yang dipertahankan hanya Widodo Cahyono Putro yang menjabat sebagai asisten pelatih. “Widodo akan dipindahkan mungkin ke timnas U-14,” lanjut Bob.

Riedl menukangi tim “Garuda” sejak tahun lalu. Ia berhasil mengantar Bambang Pamungkas dan kawan-kawan ke final Piala AFF 2010 meski akhirnya dikalahkan oleh Malaysia pada babak final.

Baca Juga :  Menantang Siap Digantung di Monas, Anas Dinilai Panik

Sejak jabatan Ketua Umum PSSI diambil alih oleh Djohar, masa depan Riedl menjadi simpang siur. Selama ini, mantan Pelatih Timnas Laos dan Vietnam itu dianggap dekat dengan kubu status quo, sementara yang berkuasa di PSSI saat ini adalah kubu pendukung perubahan.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*