Koordinator Aksi Keprihatinan UMTS: Sesudah Unjuk Rasa Kami Di Ajak Ber Tinju

Tanggal 22 Oktober 2010, Elemen Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS) Padangsidimpuan yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Bersatu mengadakan aksi keprihatinan  di Kampus UMTS., setelah di konfirmasi oleh apakabarsidimpuan langsung ke sumber (koordinator unjuk rasa), mereka menyebutkan bahwa hal ini sudahlah matang di rencanakan dan merupakan satu bentuk protes atas ketidak beresan Kampus UMTS padangsidimpuan;

5282278886 1f9e7dbf3c Koordinator Aksi Keprihatinan UMTS: Sesudah Unjuk Rasa Kami Di Ajak Ber Tinju
Aksi Keprihatinan Mahasiswa Tuntut Penyelesaian Atas Kebobrokan Kampus UMTS (22 Desember 2010)

M. Syarif selaku Koordinator unjuk rasa menuturkan : “Sebelum demo, saya sudah disuruh untuk menjumpai beliau di ruangannya. Beliau (Hendri Paisal S.Pd) meminta agar tidak usah demo karena 2 isu yang akan diangkat mengenai dirinya, yakni persoalan PNS dan Mafia Skripsi. Namun saya hanya menjawab ini aspirasi seluruh mahasiswa. Hingga sampai mengeluarkan kalimat, Jika saya berhenti maka kalian juga harus berhenti. Pada saat demo, sesuai dengan bukti rekaman yang dipegang kawan-kawan diperdengarkan di lapangan. Yang salah satunya menyebut namanya. Hingga malamnya dia langsung telepon saya dan mengajak bertinju karena keberatan bukti rekamannya diperdengarkan. Saya hanya jawab, saya bukan preman pak, saya mahasiswa bapak, sambil saya matikan hp. 2 hari kemudian saya berangkat kekampus, ternyata dia sudah mempersiapkan adeknya 3 orang. Lalu dia langsung rebut hingga adeknya mendorong saya. Lalu beberapa dosen dan mahasiswa yang bertepatan ada disitu langsung melerai dan membawa saya pergi.  Ini merupakan sikap premanisme yang tidak layak dipertontonkan seorang dosen apalagi sudah menjabat Ketua Prodi. Kita hanya menilai, sikap beliau membenarkan tudingan mahasiswa terkait Mafia Skripsi. Saya hanya berharap, Rektor secepatnya menyelesaikan persoalan ini. Apalagi bukti sudah ada ditangan kawan2 Mahasiswa.”

Baca Juga :  Sidimpuan Heboh Video ‘Adegan Panas’ Luna Maya-Ariel Peterpan
5282278014 b79aec609f Koordinator Aksi Keprihatinan UMTS: Sesudah Unjuk Rasa Kami Di Ajak Ber Tinju
Koordinator mendengarkan bukti rekaman kepada kawan-kawan yang Unjuk Rasa(22 Desember 2010)

“Tindakan Oknum Petinggi kampus tersebut sudah sangat mencoreng nama baik institusi pendidikan, apalagi yang melakukan pengancaman adalah seorang Dosen yang seharusnya menjadi panutan. Juga ini membuktikan bahwa Oknum tersebut sudah benar melakukan penyusunan skripsi yang bertentangan dengan aturan manapun.Sudah seharusnya Rektor UMTS secepatnya mengambil tindakan yang tegas agar persoalan itu tidak berlarut-larut. Dan perilaku tersebut sudah pantas mendapat sangsi pemecatan dari Pihak UMTS karena sudah bertentangan dengan motto Muhammmadiyah “jangan mencari hidup di muhammadiyah”. Tutur Andi Lumalo Harahap salah satu Koordinator Unjuk rasa UMTS.

5282275270 12a1617e54 Koordinator Aksi Keprihatinan UMTS: Sesudah Unjuk Rasa Kami Di Ajak Ber Tinju
Suasana Demo di UMTS Padangsidimpuan. (22 Desember 2010)

Salah satu Koordinator lain dari Unjuk rasa, Amir hamzah Harahap, juga merinci bahwa “Hal ini membuktikan UMTS saat ini banyak Petinggi dan dosen UMTS yang melakukan penyusunan skripsi yang melanggar UU no 19 tahun 2002 tentang hak cipta dan hak kekayaan intelektual, juga kaedah ber Muhammadiyah. Juga membuktikan kepemimpinan di kampus umts sedang berjamaah melakukan kejahatan terhadap mahasiswa. Karena rektor maupun wakil rektor belum ada memanggil Hendry paisal terkait pengancaman yang dilakukannya. Kejadian seperti ini juga sudah sering terjadi di kampus namun sangsi baik berupa akademik tidak pernah di tegakkan. Atau rektor sendiri punya kasus dan takut.Kasus tersebut akan dibongkar jika melakukan tindakan tegas kepada bawahannya”

Demo diadakan Rabu 22 desember 2010 dengan jumlah massa ± 100 orang.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  SMKN 1 Padangsidimpuan Rayakan Natal

1 Komentar

  1. Keboborokan tersistem. Sampai saat ini tidak ada penyelesaian yang jelas. Bukannya semakin membaik, malah Petinggi, Dosen dan Karyawan UMTS semakin banyak yang berulah. Mulai dari penekanan-penekanan terhadap mahasiswa, sampai dengan Dosen yang mengajak (mebobilisasi) Mahasiswa Untuk DEMO dikampus yang disinyalir demi kepentingan kelompok. Cepat atau lambat, mereka akan merasakan sendiri efek domino dari sikaf dan sifat mereka sendiri.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*