Kopi Luwak Indonesia Jadi Incaran di Shanghai

Paviliun Indonesia yang dibuka pemerintah di pagelaran World Expo di Shanghai terus ramai dikunjungi. Warung kopi Indonesia di paviliun tersebut menjadi salah satu tempat favorit pengunjung untuk mencicipi kopi luwak.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, warung kopi Indonesia menarik banyak pengunjung, karena mereka yang penasaran dengan kopi luwak yang terkenal mahal tersebut.

“Warung kopi kita cukup laku, Kopi Luwak makin diakui. Mereka bersedia membayar 200 RMB, itu kan lumayan besar. Ibaratnya kopi ini termasuk termahal di dunia karena rasanya yang khas,” ujarnya bangga saat ditemui di Gudang Bulog, Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (24/7/2010).

Mari optimstis pengunjung paviliun Indonesia di acara tersebut mencapai target 5 juta pengunjung hingga akhir pelaksanaannya pada Oktober 2010.

Sepulangnya dari kunjungannya dari Shanghai tadi pagi, Mari menyatakan pengunjung ke paviliun Indonesia mencapai angka tertinggi pada kemarin yaitu mencapai 65.500 per hari.

“Untuk hitungan per hari, kemarin itu capai angka tertinggi. 65.500 pengunjung per hari untuk kemarin saja. Ini tertinggi dari segi kunjungan per hari. Ini rekor,” ujar Mari

Mari menyatakan para pengunjung rupanya tertarik dari produk kesenian Indonesia.

“Memang ramai sekali, kelihatannya penyanyi batak kita menarik orang datang. Selain itu, para pelukis kita juga menghiasi paviliun kita di sana. Promosi kita itu dalam kerjasama di bidang budaya yang akhirnya mengangkat Indonesia sehingga mengangkat perdagangan investasi kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Saudi Akan Bangun Gedung Tertinggi Sejagat

Untuk menarik pengunjung lebih banyak lagi, lanjut Mari, pihak penyelenggara acara mendiskon harga tiket masuk dari pukul 6-10 sore.

“Mungkin karena hari lagi panas mereka kasih diskon harga tiketnya,” cerita Mari.

Alhasil, Mari menyatakan total pengunjung paviliun Indonesia di Shanghai Expo sejak awal dibuka mencapai 3.849.730 pengunjung atau 12,3% dari total pengunjung. Pada Senin atau Selasa, Mari yakin sudah menjadi 4 juta pengunjung. Ketika digoda wartawan dengan pertanyaan apakah bisa Agustus mencapai 5 juta pengunjung, Mari tersipu.

“Ya begitulah,kita lihat saja nanti. Bonusnya, ternyata kita bisa melaksanakan promosi bersama,Indonesia corporate, Pemerintah, Pemda, BUMN, dan masyarakat,” ujarnya menanggapi pertanyaan mengenai bonus yang akan diterimanya ketika telah mencapai target pengunjung.

Sumber: http://www.detikfinance.com/read/2010/07/24/165242/1405900/4/kopi-luwak-indonesia-jadi-incaran-di-shanghai?f9911013

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*