Korban Banjir Bandang di Tapanuli Selatan Jadi Lima Orang

www.media-indonesia.com

TAPANULI SELATAN–MI: Jumlah korban banjir bandang yang menerjang empat desa di Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara (Sumut), bertambah dua menjadi lima orang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial Tapanuli Selatan Syamsul Bahri Siregar yang dihubungi Media Indonesia, Selasa (6/4), dua warga lainnya yang meninggal pada Senin (5/4) malam adalah M Boru Sitorus dan Ompu Titin boru Nasution, 71. Sitorus meninggal setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Padangsidimpuan, sedangkan Nasution meninggal di lokasi banjir.

“Keduanya akan dimakamkan Rabu (7/4). Suasana duka makin mendalam di sini,” ujarnya. Tiga korban banjir bandang lainnya yang meninggal lebih dulu adalah Iman Mandrofa, 17, Limri Mandrofa, 15, keduanya warga Desa Aek Uncim, dan Lemo boru Sitompul, 70, warga DesaTanjung Medan.

Banjir bandang terjadi pada Sabtu (3/4) malam. Selain menewaskan lima orang, bencana itu juga mengakibatkan 10 rumah dan satu surau hanyut terbawa arus air bercampur potongan-potongan kayu dan material lainnya.

“Bantuan sudah datang. Selain dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan juga dari Pemerintah Provinsi Sumut. Bantuan langsung diserahkan kepada warga,” tuturnya. (BS/OL-01)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Unjuk Rasa Format di Kantor WalKot Padangsidimpuan Ricuh, Satpol PP & Mahasiswa Saling Dorong

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*