Korea Memanas – Jepang Desak China ‘Bungkam’ Korut

Perang saudara antara Korea Selatan (Korsel) dan Korea Utara (Korut) menjadi perhatian serius negara lain. Jepang, yang masih serumpun dengan kedua negara pun mengambil sikap atas agresi militer tersebut. Hanya saja, Negara Sakura ini lebih memilih mencari solusi agar gencatan senjata bisa diberlakukan.

Perdana Menteri Jepang Naoto Kan, menyerukan China untuk menggunakan pengaruhnya terhadap Korut. Jepang meminta China membantu meredakan ketegangan di semenanjung Korea, setelah terjadi kontak senjata.

Foto: Lokasi pertempuran duo Korea. (Reuters)

“Kami harus meminta China, yang memiliki pengaruh signifikan terhadap Korut, untuk melakukan upaya bersama-sama menahan tindakan Korut,” kata Kan seperti dilansir reuters, Rabu (24/11/2010).

“Agresi senjata ini telah menciptakan kekhawatiran ekstrim tidak hanya di Korsel, tetapi juga Asia Timur, termasuk Jepang,” Kan menjelaskan.

Hantaman artileri di pulau perbatasan Yeonpyeong, menewaskan dua marinir Korsel serta melukai 15 tentara dan tiga warga sipil. Ini merupakan insiden terburuk sejak Perang Korea pada 1950-53.

Kan mengutuk serangan yang dilancarkan Korut. “Itu adalah tindakan yang tidak bisa dimaafkan. Saya sangat mengutuk Korut. Kami akan merespon dengan menjaga hubungan erat dengan Korsel dan Amerika Serikat,” beber Kan.

China diketahui memiliki hubungan erat dengan Korut. Apalagi keduanya memiliki faham sama dalam menjelankan roda pemerintahan yakni, komunis. Posisi China dalam konflik dua Korea ini dinilai bisa membuka jalan agar kedua negara, khususnya Korut bisa menahan diri. (okezone.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Presiden Cina "Gulingkan" Obama

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*