Korupsi APBD Langkat – Gubernur Sumut Syamsul Arifin Pernah Kembalikan Uang Rp 60 M

Rachmadin Ismail – detikNews

Jakarta – Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus dugaan korupsi APBD kabupaten Langkat tahun 2000-2007. Atas perbuatannya, Syamsul diketahui pernah mengembalikan uang senilai Rp 60 miliar.

“Sudah pernah kembalikan ke kas APBD Langkat,” kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Selasa (20/4/2010).

Menurut Johan, sejak awal KPK sudah bekerjasama dengan Kejati Sumut untuk menyelidiki kasus ini. Dugaan kerugian keuangan negara untuk sementara setelah dikurangi uang yang dikembalikan tersebut mencapai Rp 31 miliar.

Johan juga menegaskan, tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus ini. Proses penyidikan masih terus berjalan.

“Kemungkinan itu ada dan KPK bekerjasama dengan Kejati bukanlah hal yang baru,” tutupnya.

Sebelumnya, Syamsul ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK sejak pekan lalu atas dugaan korupsi APBD saat menjabat sebagai Bupati Langkat. Ia dikenai pasal 2 ayat 1 dan atau pasal 3 dan atau pasal 3 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
(mad/ndr)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Sampai Kapan Begu Ganjang Menghantui Tanah Batak?

2 Komentar

  1. Busyet, yang dikembalikan Rp.60 M itu sumbernya dari mana ? apa cuma bilang : nih duit gue kembaliin Rp. 60 M ! selesai gitu ya!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*