Korupsi pengadaan truk, eks Sekda Palas dituntut 18 bulan bui

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumut, Gusnar Hasibuan, dituntut dengan hukuman 1 tahun dan 6 bulan (18 bulan) penjara di Pengadilan Tipikor Medan, Rabu (17/4). Jaksa menilai dia bersalah melakukan tindak pidana korupsi pada proyek pembelian 2 unit truk sampah dan 1 unit bus.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) T Adelina juga meminta hakim untuk mendenda Gusnar Hasibuan Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara. Selain itu, JPU menuntut agar dia membayar uang pengganti kerugian negara Rp 947.818.183.

“Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 3 ayat (1) jo Pasal 18 UU no 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001,” ucap Adelina di hadapan majelis hakim yang diketuai Sugiyanto.

JPU memaparkan terdakwa sudah mengembalikan kerugian negara. Hal itu menjadi salah satu hal yang meringankannya.

Dalam kasus ini, Gusnar Hasibuan terseret perkara korupsi pengadaan 2 unit truk sampah dan 1 unit bus senilai Rp 947.818.183 saat menjabat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Pemkab Padang Lawas. Proyek itu diduga fiktif, karena truk dan bus itu tidak ada wujudnya meski dana sudah dicairkan.

Perkara ini sebelumnya ditangani oleh Satuan Tipikor Subdit III Reskrimsus Polda Sumut. Penyidik melakukan penahanan setelah menjemput paksa Gusnar dari RSU Haji Medan. Penjemputan dilakukan karena dia beberapa kali tidak mengindahkan panggilan penyidik. (merdeka.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pembangunan Kantor Bupati Padang Lawas Pindah Lokasi

1 Komentar

  1. Sadarlah wahai JAKSA PENUNTUT UMUM !…. Yang benar aja kasus korupsi dituntut hanya 1 tahun 6 bulan, lalu nanti divonis hakim 2/3 dari tuntutan = 1 tahun… Dimana rasa keadilan dan kapan Penyelenggara negarai akan bersih ……………. INGAT UANG NEGARA YANG DIKORUPSI ITU ADALAH UANG PAJAK YANG DIPUNGUT DARI RAKYAT… BUKAN UANG NENEK MOYANG KALIAN .. MAKA ITU JANGANLAH KOLUSI DENGAN KORUPTOR..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*