Koruptor Cengeng – Sambil Menangis Gayus Akui ke Bali

Terdakwa mafia pajak Gayus HP Tambunan menangis di persidangan PN Jakarta Selatan, Senin (15/11)

Dari kursi pesakitan, Gayus Halomoan Partahanan Tambunan menangis. Di hadapan majelis hakim, Gayus mengakui keluar sel tahanan itu salah. Namun, aksinya itu tanpa ada tendensi apapun, kecuali kangen istri dan anak. “Sebenarnya saya menyesal, saya sedih. Saya tidak mau orang lain tahu apa yang sedang saya rasakan. Saya hanya kangen sama istri dan anak-anak,” ujar Gayus ke majelis hakim Albertina Ho di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (15/11/2010).

Dengan menyeka air matanya, Gayus bercerita perjalanannya bebas ke Bali sangat menyenangkan. Ia terinspirasi dari pengalaman lima tahanan Rumah Tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, yang juga pernah keluar.

Kendati begitu, Gayus tetap yakin proses persidangannya untuk dua perkara mafia hukum dan pajak objektif. Ia meminta aksinya pergi ke Bali tidak masuk pertimbangan majelis hakim dalam menentukan vonis nanti.

“Jadi putusan apapun yang diambil nanti bukan berdasarkan pertimbangan di luar. Agar saya siap menghadapi persidangan saya berikutnya. Saya berharap demikian,” demikian ucap Gayus menyudahi pengakuannya.

Usai mendengar pengakuan Gayus, Albertina hanya tertegun diam bercampur kecewa. “Yang jelas pimpinan majelis hakim kecewa kenapa tahanan majelis jalan-jalan. Ini pembelajaran terhadap terdakwa supaya jangan terulangi,” nasehat Albertina.

Dihadapan wartawan seusai sidang gayus juga mengaku. “Biar tidak berpolemik terlalu panjang, benar yang di Bali itu saya,” kata Gayus. (tribun-medan.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pengamat Australia Prediksi Jokowi atau Prabowo Jadi Presiden

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*