Kota Panyabungan Minim Tong Sampah

Jumat, 18 Desember 2009 – www.metrosiantar.com

tong sampah Kota Panyabungan Minim Tong Sampah
Kota Panyabungan Minim Tong Sampah

MADINA-METRO; Pusat Kota Panyabungan boleh dikatakan minim tong sampah. Pasalnya, banyak sampah berserakan di pinggir jalan di Panyabungan akibat minimnya tong atau tempat pembuangan sampah.

Pantauan METRO Jumat (18/12) di sepanjang jalan protokol Kota Panyabungan, tempat penampungan sampah atau tong sampah jarang sekali ditemukan. Hanya ada 3 tong sampah dengan rincian 1 gerobak berukuran sekitar 2×1 meter dan drum dua unit. Keseluruhan tong sampah berada mulai jembatan di Wek 8 hingga Kelurahan Kayujati dengan jarak sekira 4 kilometer yang melewati Pasar Baru dan Pasar Lama, seharusnya di tempat tersebut ada sedikitnya 10 tong sampah.

Anggota Wahana Lingkungan Hidup Kabupaten Madina, Doly bersama rekannya Rivai, mengatakan, Panyabungan adalah kota kebanggaan masyarakat Kabupaten Madina yang berdomisili di 23 kecamatan di kabupaten Madina.

“Seharusnya, Panyabungan sebagai pusat kota masyarakat Madina harus dijaga keindahan kota,” sebut keduanya kepada METRO, Jumat (18/12).

Keduanya juga menilai penyebab seringnya ada genangan air di Panyabungan semisal di Pasar Baru tepatnya di depan SPBU begitu juga dengan di Pasar Lama di seberang jalan gedung Madina Square disebabkan karena banyaknya sampah tanpa tempat penampungan sehingga sampah memenuhi drainase yang ada di pinggir jalan.

“Ini harus menjadi perhatian bagi masyarakat begitu juga dengan pemerintah untuk menanggulangi kondisi sampah yang ada, semisal bagi masyarakat supaya jangan lagi membuang sampah disembarang tempat, pemerintah juga semestinya menyediakan tong sampah dengan melihat kapasitasnya supaya masyarakat tidak lagi membuang sampah sembarangan,” tambah keduanya.

Baca Juga :  Temuan BPK 3,4 Triliun Keuangan Pemkab Madina Dibantah

Perlu disampaikan ada beberapa titik yang sering ditemukan sampah seperti di samping Madina square, di lampu merah depan Madina market, di simpang jalan Bermula Kelurahan Sipolu-Polu, di depan TK Albarkah, di samping jalan masuk Pasar Baru Panyabungan dan sampah juga banyak ditemukan sepanjang jalan protokol dengan jumlah sedikit. (mag-02)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*