KPK Anggap Syamsul Pentolan Koruptor

Rupanya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap Syamsul Arifin sebagai pentolan koruptor. Karenanya, KPK bersemangat untuk mengungkap kasus dugaan korupsi APBD Langkat dan akhirnya menahan Syamsul. Sedangkan pejabat Langkat lainnya yang diduga terlibat, KPK menyerahkannya ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) untuk menanganinya.

“Seperti Gubernur Sumut itu, itu benggolannya (akar besar, red). Itu yang kita tangani. Cabang-cabangnya ditangani kejaksaan tinggi tapi kita kontrol terus,” ujar Wakil Ketua KPK Bidang Pinindakan, Bibit Samad Rianto dalam keterangan pers akhir tahun di gedung KPK, Rabu (29/12).

Bibit mengatakan hal itu menjawab pertanyaan mengenai anggapan sebagian kalangan bahwa KPK masih juga mengurus perkara-perkara kecil di tingkat daerah. Bibit membantah anggapan itu. Dikatakan, dalam kasus Sumut misalnya, KPK sengaja hanya menangani Syamsul. Dengan alasan terbatasnya SDM di KPK, katanya, tidak mungkin pejabat-pejabat lain yang tersangkut kasus Langkat juga ditangani KPK. “Kalau semua kita yang tangani, habislah energi kita. Makanya kita akan terus perkuat mekanisme supervisi terhadap langkah-langkah yang dilakukan aparat hukum di daerah,” terang Bibit. (sam)- (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*