KPK Didesak Bongkar Dugaan Korupsi di Istana

Puluhan orang yang mengatasnamakan Petisi 28 datang ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Selasa (30/11). Mereka mendesak KPK berani membongkar sejumlah dugaan kasus korupsi di lingkungan Istana Negara.

Usai diterima perwakilan KPK, Koordinator Lapangan Petisi 28 Gigih Guntoro mengatakan, dengan terpilihnya pimpinan baru, KPK harus lebih agresif dalam penegakan hukum, tanpa pandang bulu. Termasuk menyelidiki dugaan korupsi di lingkaran Presiden Susiolo Bambang Yudhoyono.

“KPK harus usut dugaan kejahatan korupsi yang melibatkan lingkaran Istana Negara, seperti kasus Century yang melibatkan Boediono, Sri Mulyani, dugaan korupsi IPO Krakatau Steel, kasus pajak Paulus Tumewu, korupsi Jhony Alen Marbun. Selain itu, dugaan korupsi IT Pemilu di KPU, kasus korupsi Alkes, dan kasus Gayus yang harus segera dituntaskan,” kata Gigih.

Gigih juga menambahkan KPK harus bisa melepaskan bayang-bayang sebagai alat penegakan hukum bagi penguasa. Terlebih, dengan terpilihnya Busyro Muqoddas menjadi ketua KPK yang bisa membawa angin segar dan energi baru buat KPK sendiri. Selain Petisi 28 yang datang KPK, perwakilan mantan nasabah Bank Century dan Front aksi Mahasiswa Indonesia juga ikut berdemo. (liputan6.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Jaksa Agung Lantik Pejabat Eselon II, Babul Khoir Jadi Kajati Riau

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*