KPK Geledah Rumah Gubernur Sumut

Syamsul Arifin usai pemeriksaan KPK, Jumat (22/10/2010) langsung ditahan di rutan Salemba, Jakarta.

Rumah Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin digeledah petugas Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Senin (15/11/2010). Penggeledahan yang dilakukan sejak pukul 09.00 WIB hingga kini masih berlangsung. Sedikitnya enam petugas KPK mendatangi rumah yang terletak di Jalan Sukadarma Nomor 12 Medan.

Penggeledahan di rumah Syamsul ini merupakan tindak lanjut penyidikan KPK atas dugaan penyelewengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  atau APBD Kabupaten Langkat, semasa Syamsul menjabat bupati di sana.  Kerugian neara diperkirakan mencapai Rp 99 miliar.

KPK telah menahan Syamsul di Rutan Salemba sejak 22 Oktober lalu. Selain menahan Syamsul, KPK juga menyita sebuah mobil sedan merek Jaguar dan satu unit rumah di Raffles Hills Blok N9 Nomor 34 Cibubur, Jakarta Timur yang ditempati rekan Syamsul . Rumah dan mobil tersebur diduga merupakan hasil korupsi.

Kuasa Hukum Syamsul Abdul Hakim Siagian yang ditemui di sela penggeledahan rumah Syamsul mengaku belum bisa memberikan banyak keterangan karena proses penggeledahan masih berlangsung. “Nanti setelah semuanya selesai (penggeledahannya) kami akan memberikan keterangan. Ini kan mungkin juga bagian dari proses penyidikan yang dilakukan KPK,” katanya.

Adik kandung Syamsul, Syah Affandin yang tampak keluar dari dalam rumah mengaku, pemberitahuan penggeledahan oleh KPK cukup mendadak. Dia mengaku diberitahu penggeledahan tersebut oleh Syamsul.

Selama proses penggeledahan, di dekat rumah Syamsul tampak beberapa fungsionaris Partai Golkar Medan seperti Ketua DPD Partai Golkar Medan Syaf Lubis dan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Medan Ferdinand Lumban Tobing. Syamsul selain menjabat sebagai Gubernur Sumut juga merupakan Ketua DPD Partai Golkar Sumut. (tribun-news.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Gajah Sumatera Terancam Punah, UGM Undang Para Pawang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*