KPK kejar bukti dugaan korupsi Alex Noerdin dalam Pilgub Sumsel

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku sudah mulai mengumpulkan bukti dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Sumatera Selatan dalam pelaksanaan Pemilihan Gubernur 2013 oleh Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin . Wakil Ketua KPK, Bambang Widjajanto mengatakan, penyidik KPK mulai bergerak usai penetapan putusan pembatalan hasil Pilgub Sumsel oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

“Setelah putusan MK ditetapkan, itu pasti sudah ada pengumpulan bahan keterangannya. Kita akan lanjutkan kalau sudah ada bukti dugaan awal dan menunggu laporan dari masyarakat,” kata Bambang usai bersilaturahim dengan para wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Senin (12/8).

Namun, saat ditanya lebih jauh apakah dari bukti awal itu cukup untuk diteruskan dalam tahap penyelidikan, Bambang menampiknya.

“Belum ada penyelidikan lebih lanjut,” ujar Bambang.

Beberapa waktu lalu, Mahkamah Konstitusi membatalkan hasil Pilgub Sumatera Selatan dan memutuskan dilakukannya pemungutan suara ulang di empat kabupaten/kota dari 15 kabupaten/kota yang ada di Sumsel.

MK menyatakan pasangan Alex Noerdin -Ishak Mekki berhasil mendulang suara terbanyak dalam Pilgub Sumsel 2013, dengan memanfaatkan APBD Sumatera Selatan Tahun Anggaran 2013 bertanggal 21 Januari 2013 dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 1.492.704.039.000, secara terstruktur, sistematis, dan masif.

Kendati demikian, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mencoba berkelit. Mereka berdalih tidak ada penyalahgunaan APBD oleh Alex Noerdin .  (merdeka.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Gubsu Kembali Datangi Dirut PLN, Mempertanyakan Kapan Pemadaman Bergilir Dapat Diatasi Sepenuhnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*