KPK sergap lima orang saat keluar dari rumah bupati Madina

Mulai ada kejelasan soal operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Medan. Lima orang diketahui diamankan tak lama setelah keluar dari rumah mewah milik Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara di Jalan Sei Asahan No 76, Medan, Selasa (15/5) sekitar pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi mata di lokasi, dua mobil, yang belakangan diketahui berisi tim KPK, menghentikan Toyota Land Cruiser Prado BK 53 ES dan Nissan Terano hitam berpelat merah BB 323 R di ujung Jalan Sei Asahan, Selasa (15/5) sekitar pukul 11.00 WIB. Kedua kendaraan itu diketahui membawa sejumlah orang yang baru keluar dari rumah Hidayat

“Waktu itu mobil Avanza berhenti di depan Land Cruiser dan Terrano yang ada di belakangnya. Selain itu, satu Innova hitam menyalip dan berhenti di samping Terrano berpelat merah itu,” ujar Farida, seorang warga.

Setelah kedua kendaraan itu dihentikan, lima pria dari Land Cruiser dan Terrano, termasuk sopir, dipindahkan ke Innova hitam. Keempat kendaraan itu kemudian bergegas pergi.

Belakangan, Land Cruiser dan Terrano diketahui ada Mapolsekta Medan Baru. Lima orang yang diamankan juga sempat diperiksa di sana. Selanjutnya, semuanya dipindah ke kantor Kejati Sumut di Jalan AH Nasution.

Saksi mata lainnya menyatakan, setelah Innova, Land Cruiser dan Terano pergi dari lokasi penyergapan, ternyata mobil Toyota Avanza dan kendaraan lainnya mendatangi rumah Hidayat. Mereka melakukan penggeledahan.

Baca Juga :  Warga keluhkan Pelayanan Puskesmas Pinarik

Orang-orang yang diamankan itu diduga sudah dipantau KPK sejak pagi. “Mobil-mobil itu (kendaraan yang digunakan petugas KPK) parkir di depan gereja sejak jam 10. Ada juga yang naik kereta (sepeda motor). Kalau Terrano pelat merah, parkir di pinggir jalan depan rumah bupati itu. Land Cruiser masuk ke halaman rumah. Waktu kedua mobil bergerak keluar, mobil yang parkir di depan gereja ini mengikuti dua mobil yang membawa orang-orang dari rumah itu,” kata P Hutagalung, seorang warga.

Informasi yang diperoleh dari sejumlah sumber, sebelum ditangkap, kelima orang yang diamankan itu membawa bungkusan ke rumah Hidayat.

Tim KPK yang melakukan penggeledahan dikabarkan berhasil mengamankan bungkusan yang diduga berisi uang. Namun, mereka tidak berhasil menemukan Hidayat Batubara di dalam rumah.

“Jadi yang diamankan itu lima orang, termasuk 2 sopir Terrano dan Land Cruiser,” jelas seorang sumber yang tak mau disebutkan namanya. (merdeka.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*