KPU Pekanbaru Berencana Temui MK Soal Penundaan PSU

Penundaan PSU telah diputuskan KPU Pekanbaru. Langkah tersebut akan disampaikan alasannya kepada MK.

PEKANBARU- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pekanbaru mengundang empat instansi terkait untuk membicarakan rencana menemui Mahkamah Konstitusi (MK) dalam rangka menjelaskan alasan penundaan pemungutan suara ulang (PSU) dari jadwal 14 September.

Empat instansi yang diundang adalah Pemko Pekanbaru, DPRD Pekanbaru, Panwaslu Pekanbaru dan KPU Riau. Pertemuan yang sedianya digelar di Kantor Walikota Pekanbaru, Jumat (26/8/11) dialihkan ke Kantor Inspektorat Provinsi Riau, di mana Syamsurizal selaku Pejabat Walikota Pekannbaru juga merangkap sebagai Kepala Inspektorat Riau.

Namun dalam pertemuan tersebut tidak bisa tercapai kata sepakat, karena DPRD Pekanbaru yang dihadiri Wakil Ketua Sondia Warman dan Dian Sukheri tidak bisa memberikan statemen dan harus memutuskan secara kelembagaan. “DPRD itu lembaga kolektif, kami tidak bisa mengambil keputusan sepihak, karena itu kami harus membahas terlebih dahulu secara kelembagaan,” ujar Diak Sukheri kepada wartawan usai pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut.

Sementara itu Ketua KPU Pekanbaru Tengku Rafizal mengatakan, meskipun tidak bisa mendapatkan satu kesepakatan, namun pihaknya tetap merencanakan untuk bersama keempat instansi menemui MK dalam rangka menjelaskan alasan penundaan PSU dari jadwal semula.

“Hari in suratnya kita kirimkan dan kita minta pertemuan dijadwalkan pada 7 September mendatang,” ujarnya.

Dalam pertemuan dengan MK nantinya, jelas Tengku Rafizal, masing-masing instansi akan memberi penjelasan terkait penyebab belum bisanya PSU digelar 14 September. “Pemko akan menjelaskan dari domainnya terkait anggaran. Sementara kami akan menjelaskan terkait tahapan Pemilukada yang tidak mungkin bisa selesai kalau waktunya hanya 14 September,” demikian penjelasan Tengku Rafizal.***(mad)(Riau Terkini.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Dunia Di Ambang Cyber Terorism

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*