KPUD Paluta Muasnahkan 907 Surat Suara dan Formulir Pilpres Rusak dan Tak Terpakai

(Analisa/tohong p harahap) SAKSIKAN: Ketua KPUD Paluta H Ramlan Harahap ST bersama Ketua Panwaslu Paluta Rahmat Hidayat SP menyaksikan proses pemusnahan surat suara dan formulir Pilpres 2014 dihalaman kantor KPUD Paluta, Senin (14/7).

Paluta, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Paluta melakukan pemusnahan surat suara dan formulir Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tahun 2014 yang rusak atau tidak dipakai, dihalaman kantor KPUD setempat, Senin (14/7).

Ketua KPUD Paluta H Ramlan Harahap ST , Senin (14/7) mengatakan bahwa pihak KPUD Paluta melakukan pemusnahan surat suara dan formulir Pilpres 2014 yang rusak dan tidak terpakai.

Pemusnahan ini katanya dilakukan berdasarkan UU Nomor 15 Tahun 2011 tentang penyelenggara pemilu dan surat edaran Sekretaris Jenderal KPU RI nomor 1224/SJ/VII/2014 tanggal 8 Juli 2014 perihal penghapusan surat suara dan formulir pilpres 2014 yang tidak terpakai.

“Berdasarkan UU Nomor 15 tahun 2011 dan surat edaran Sekjen KPU RI, kita melakukan pemusnahan sejumlah surat suara dan formulir pilpres 2014 yang tidak terpakai,” ujarnya.

Lebih lanjut, pemusnahan sejumlah surat suara dan formulir ini dilaksanakan dengan cara dibakar sampai habis serta disaksikan oleh Ketua Panwaslu Paluta Rahmat Hidayat SP, pihak kepolisian yang diwakili oleh Ipda D Manalu SH dan saksi lainnya.

“Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan disaksikan oleh pihak Panwaslu Paluta dan pihak kepolisian,” imbuhnya.

Baca Juga :  Usai Istirahat Hari Jumat Banyak PNS Tak Masuk Kantor Lagi

Adapun logistik yang dimusnahkan itu adalah surat suara sebanyak 823 lembar yang dimusnahkan karena rusak, formulir model C PPWP sebanyak 21 set, formulir model C1 PPWP 21 set, lampiran model C1 PPWP 21 set serta model C1 Plano PPWP sebanyak 21 lembar. (ong)/(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*