Kritisi Pendidikan Paluta, Kasek Dicopot

Kepala SMPN 7 Padang Bolak Drs Hamonangan Daulay dicopot dari jabatannya, Rabu (30/3). Pencopotan Hamonangan diduga kuat karena dirinya selalu terdepan menyuarakan dan mengkritisi perkembangan dunia pendidikan di Paluta.
Kepala SMPN 7 Padang Bolak Drs Hamonangan Daulay ketika ditemui METRO, Kamis (31/3), mengaku terkejut saat mengetahui dirinya dicopot dari jabatannya dan digantikan Guslan Basri Pohan SPd.

“Benar Adinda saya telah dicopot (dari kasek, red). Sekarang saya dinotadinaskan bertugas di Dinas Pendidikan (Disdik) Padang Lawas Utara (Paluta). Inilah akhir perjuangan dari seorang kasek yang selalu tampil terdepan dan agresif mengkritisi dunia pendidikan di Paluta,” ucapnya. Dijelaskan Hamonangan, dirinya mengkritisi dunia pendidikan di Paluta seperti mempertanyakan dana rutin sekolah yang tidak cair, dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang tak kunjung dibayarkan, dan hak-hak pendidikan lainnya di Paluta.

“Saya selalu menjadi buah bibir di kalangan petinggi Disdik. Sehingga akhirnya saya dinotadinaskan ke Disdik Paluta tanpa jabatan yang jelas,” terangnya. Diutarakan Hamonangan, pemberhentiannya tersebut sepihak. Sebab tidak melalui prosedur di Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), dan langsung keluar surat keputusan nota dinas tanpa pemberitahuan sebelumnya. “Sayalah kasek di Paluta dicopot tanpa pemberitahuan,” ungkapnya.

Hamonangan menegaskan, dirinya legowo jabatannya sebagai kasek berakhir. “Namun, ya itu tadi, proses pergantiannya terlalu mendadak, karena saya tidak tahu bakal ada prosesi sertijab yang dilaksanakan Rabu (30/3). Saya heran sekali di Paluta ini, mengkritisi malah dinonjobkan,” tukasnya.

Baca Juga :  Jalinsum Tamiang Anjlok

Akan Dipromosikan
Kepala Dinas Pendidikan Paluta Drs Hazairin Hasibuan saat dikonfirmasi, kemarin (31/3) membenarkan bahwa Kasek SMPN 7 Padang Bolak Hamonangan Daulay diganti. Namun, Kadisdik membantah bahwa pergantian jabatan Kepala SMPN 7 itu karena Hamonangan selalu mengkritisi perkembangan dunia pendidikan di Paluta.

“Jabatan itu kan amanah, kapan saja pun diganti kita harus siap. Begitu juga dengan pergantian Kepala SMPN 7 Padang Bolak dari Drs Hamonangan Daulay ke Guslan Basri Pohan, itu kan biasa dalam birokrasi,” ungkapnya. Disebutkan Hazairin, saat ini Hamonangan dinotadinaskan bertugas sementara sebagai staf di Disdik. “Mantan Kepala SMPN 7 Padang Bolak (Hamonangan, red) saat ini bertugas sementara di Disdik Paluta. Soalnya masih banyak lagi jabatan yang kosong untuk disi. Barangkali nanti Hamonangan bakal dipromosikan untuk menduduki salah satu jabatan itu,” pungkasnya. Kabag Humas Pemkab Paluta Abdul Madjid Siregar ketika dihubungi, Kamis (31/3) mengatakan, pihaknya belum melihat surat pemberhentian tersebut. “Saya juga belum memeroleh informasi adanya pencopotan itu ataupun melihat secara langsung,” katanya singkat. (thg) (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*