Kunjungan SBY Mesti Direspons Polri dengan Mengungkap Rekening Gendut

Kunjungan Presiden SBY yang menjenguk aktivis ICW Tama S Langkun mesti direspons Polri sebagai pesan untuk mengungkap tuntas kasus rekening gendut. Jangan sampai kasus itu menguap begitu saja.

“Saya kira mesti membaca komitmen Presiden SBY untuk melakukan refromasi kepolisian dalam memberantas korupsi, dan juga tidak menghentikan rekening gendut perwira polisi,” kata praktisi hukum, Todung Mulya Lubis saat dihubungi detikcom, Sabtu (10/7/2010).

Kunjungan SBY juga merupakan suatu gesture positif buat pegiat antikorupsi. Kunjungan presiden adalah apresiasi terhadap keteguhan hati Tama dalam mengungkap rekening gendut.

“Ini pesan moral yang disampaikan, memang perang melawan korupsi adalah perang yang tidak mudah,” imbuhnya.

Sumber: http://foto.detik.com/readfoto/2010/07/10/154747/1396639/157/1/

SBY tampak santai dengan baju batik hijau menjenguk Tama S Langkun yang dirawat di Rumah Sakit Asri. rumgapres/abror
Begitu tiba, SBY langsung menuju lantai 2, tempat Tama dirawat. rumgapres/abror
SBY meminta agar Tama tetap berjuang untuk membersihkan Indonesia dari korupsi. rumgapres/abror
Presiden SBY menyalami Tama. rumgapres/abror
Marilah kita hentikan tindakan kekerasan yang seperti ini! Kalau ada masalah, bisa diproses dengan banyak cara misalnya dengan komunikasi, dalm jumpa persnya di RS. Asri.rumgapres/abror

Photo-Photo: http://foto.detik.com/readfoto/2010/07/10/154747/1396639/157/5/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*