Kurangi Angka Lakalantas dengan Disiplin Berlalu-lintas

09/11/2009 – www.metrosiantar.com

Kecelakaan Lantas

SIDIMPUAN-METRO; Razia rutin terhadap kendaraan di Kota Padangsidimpuan yang digelar satuan lalu-lintas polresta Padangsidimpuan, harus diapresiasi secara positif. Karena, hal tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan disiplin dan kesadaran demi menekan potensi terjadinya angka kecelakaan lalulintas yang berdampak pada kecacatan dan kematian sia-sia.

“Melihat kondisi ini, ada satu hal yang juga ikut memberi sumbangsih. yaitu suatu peningkatan jumlah volume kendaraan di ruas jalan dengan perilaku pemakai jalan yang tidak disiplin diri,” ujar Dosen akbid dan praktisi perilaku kesehatan masyarakat di Psp, Ganti Tua Siregar Skp Ns MPH kepada METRO, Minggu (8/11).

Oleh karena itu, ungkap Ganti Tua, razia simpatik secara kontiniu merupakan cara meningkatkan tertib berlalu-lintas serta kenyamanan dan keamanan berlalu-lintas. Menurut Ganti Tua, kegiatan utama razia telah diketahui bersama, antara lain memeriksa kelengkapan surat baik SIM, STNK, kelengkapan standar keamanan berlalu lintas seperti helm standar, kaca spion dan sebagainya.

“Hal ini sangat positif. Satu hal yang kita cermati adalah demi suatu harapan perubahan perilaku pengendara sebagai pemakai jalan yaitu kesadaran diri berlalulintas,” tutur Ganti Tua.

Kesadaran ini, ungkapnya, baru mau muncul atau mau berprilaku untuk mengikuti aturan ketika terancam atau ruang gerak terbatasi karena adanya pengawasan yang ketat melalui razia sebagai shock terapy. Sebagaimana menurut WHO, organisasi kesehatan dunia, strategi dalam perubahan perilaku ada kalanya tepat digunakan dengan strategi menggunakan kekuatan atau dorongan atau kekuasaan, oleh atau karena harapan berperilaku dengan natural change (perubahan alamiah) tidak lagi bisa karena setiap orang berbeda readines to changes (kesediaan untuk berubah).

Baca Juga :  Wabup Paluta Ambil Sumpah 535 CPNS

“Tapi ketika masyarakat sudah terkena dampak negatif dari ketidakdisiplinan lalulintas, seperti contoh kecil, terjaring razia karena kelengkapannya tidak lengkap seperti SIM. Apabila pengendara adalah pengguna jalur lalulintas setia, maka dia akan mengurus SIM, agar tidak terjaring razia lagi,” pungkasnya.

Hal ini, jelas Siregar, merupakan perubahan planned change (perilaku rencana) dan yang paling penting adalah awernness (kesadaran) diri dengan memahami pentingnya untuk disiplin diri.

“Dan akibat dari sesuatu disiplin dalam berlalulintas, sehingga kita selalu bersikap dan berperilaku positif untuk dapat mewujudkan keinginan bersama di Kota Psp sebagai kawasan tertib lalulintas yang dapat meminimalkan angka lakalantas baik secara substansial ataupun statistik,” tegas Siregar mengakhiri. (neo)

Link: https://apakabarsidimpuan.com/2009/11/kurangi-angka-lakalantas-dengan-disiplin-berlalu-lintas/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*