Kurangi Volume Angkutan Umum, Angkot & Becak Segera Dirazia

SIDIMPUAN– Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Psp segera melakukan razia angkutan umum roda empat dan roda tiga. Tujuannya, untuk mengurangi angkutan yang tidak memiliki surat-surat dan izin lengkap sesuai ketentuan yang ditetapkan, serta mengurangi volume angkutan umum yang bermasalah.

“Kita telah memberikan surat permohonan terhadap Walikota Psp Andar Amin Harahap untuk melakukan razia angkutan umum yang bermasalah, serta becak motor dari wilayah lain yang beroperasi di Kota Psp ini. Sesuai dengan surat permohonan tersebut, rencana razia akan dilakukan pada Oktober ini, agar penuntasan permasalahan angkutan umum yang bermasalah segera selesai,” ungkap Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika Ahmad Bestari melalui Kabid Darat Zulkarnaen Harahap, Rabu (2/10).

Dia menambahkan, langkah awal untuk melakukan pemutihan pada betor ialah dengan melakukan pembersihan becak bermotor dari luar Kota Psp. Sedangkan angkutan umum roda empat akan dirazia kelengkapan Kartu Pengawasan (KPS) dari supir yang mengemudi di line masing-masing.

“Kita ada merencanakan pemutihan bagi angkutan umum becak bermotor di Psp ini. Rencana ini belum sempurna jika masih banyak lagi betor dari luar Kota Psp yang beroperasi. Untuk itu, secara perlahan-lahan, Dinas Perhubungan akan mendata ulang kembali jumlah total betor, agar mempermudah proses pemutihan.

Sedangkan persoalan yang sering terjadi pada angkutan umum roda empat ialah pengurusan Kartu Pengawasan dan pengurusan Kiur. Dengan adanya razia ini, kita akan mendapatkan data berapa supir yang mengurus KPS dan Kiur-nya, serta jumlah angkutan umum secara keseluruhan di Psp,” tambahnya.

Baca Juga :  Puluhan Desa di Hulu Batang Pane Masih Terisolir

Dikatakannya lagi, sesuai data tahun 2008, jumlah betor sebanyak 2.620 unit dari 8 perusahaan yang mengelola. Sedangkan jumlah angkot pada data tahun 2013 sebanyak 1.405 dari 17 perusahaan yang mengelola. Angkutan umum ini terdiri dari 17 line se Kota Psp.

“Upaya-upaya yang kita lakukan ini merupakan salah satu manajemen Dinas Perhubungan untuk mewujudkan visi misi Kota Psp yang Sehat, Maju dan Sejahtera (SMS). Jika surat permohonan telah dikeluarkan oleh Wali Kota Andar Amin Harahap, maka kami bersama pihak terkait lainnya langsung melakukan razia terhadap angkutan umum,” pungkasnya. (mag-02)

sumber : www.metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*